Berita

Aksi solidaritas untuk Rempang di depan Kedubes China/RMOL

Politik

Solidaritas untuk Rempang, Kedubes China Diminta Evaluasi Perusahaan Xinyi

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 12:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejumlah massa melakukan aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Republik Rakyat China, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/9).

Massa aksi yang mengatasnamakan Koalisi Anti PSN (Proyek Strategis Nasional) itu menyoroti peristiwa kekerasan yang dilakukan aparat dan dugaan pelanggaran HAM di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau.

Warga Pulau Rempang menolak lahannya digunakan untuk pembangunan Rempang Eco City. Namun Pemerintah mengharuskan mereka pindah atau relokasi dari wilayah yang terdampak pembangunan.

Massa aksi mendesak Kedubes Republik Rakyat China untuk mengevaluasi dan meninjau ulang rencana investasi perusahaan pabrik kaca asal China Xinyi Glass Holdings Ltd.

Aksi bertajuk Solidaritas untuk Rempang ini diikuti gabungan sejumlah organisasi. Di antaranya WALHI dan YLBHI.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik RMOL, jumlah massa hanya berjumlah belasan. Kendati begitu, aparat kepolisian tetap diterjunkan untuk mengamankan jalannya penyampaian pendapat ini.

"Kembalikan Tanah Kepada Rakyat," bunyi salah satu poster yang dibawa massa aksi.

"Stop Kriminalisasi dan Intimidasi Terhadap Rakyat," tulis poster lainnya.

Populer

Bangun PIK 2, ASG Setor Pajak 50 Triliun dan Serap 200 Ribu Tenaga Kerja

Senin, 27 Januari 2025 | 02:16

Gara-gara Tertawa di Samping Gus Miftah, KH Usman Ali Kehilangan 40 Job Ceramah

Minggu, 26 Januari 2025 | 10:03

Viral, Kurs Dolar Anjlok ke Rp8.170, Prabowo Effect?

Sabtu, 01 Februari 2025 | 18:05

KPK Akan Digugat Buntut Mandeknya Penanganan Dugaan Korupsi Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Januari 2025 | 20:17

Prabowo Harus Ganti Bahlil hingga Satryo Brodjonegoro

Minggu, 26 Januari 2025 | 09:14

Datangi Bareskrim, Petrus Selestinus Minta Kliennya Segera Dibebaskan

Jumat, 24 Januari 2025 | 16:21

Masyarakat Baru Sadar Jokowi Wariskan Kerusakan Bangsa

Senin, 27 Januari 2025 | 14:00

UPDATE

Karyawan Umbar Kesombongan Ejek Pasien BPJS, PT Timah Minta Maaf

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:37

Sugiat Santoso Apresiasi Sikap Tegas Menteri Imipas Pecat Pelaku Pungli WN China

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:30

KPK Pastikan Tidak Ada Benturan dengan Kortastipikor Polri dalam Penanganan Korupsi LPEI

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:27

Tabung Gas 3 Kg Langka, DPR Kehilangan Suara?

Minggu, 02 Februari 2025 | 15:10

Ken Martin Terpilih Jadi Ketum Partai Demokrat, Siap Lawan Trump

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:46

Bukan Main, Indonesia Punya Dua Ibukota Langganan Banjir

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:45

Larangan LPG di Pengecer Kebijakan Sangat Tidak Populis

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:19

Smart City IKN Selesai di Laptop Mulyono

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:59

Salah Memutus Status Lahan Berisiko Besar Buat Rakyat

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:45

Hamas Sebut Rencana Relokasi Trump Absurd dan Tidak Penting

Minggu, 02 Februari 2025 | 13:26

Selengkapnya