Berita

Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Hensat: Bu Mega ke Ganjar, Pak SBY ke Prabowo, Pak Jokowi ke Mas Anies Aja

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 09:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pilpres 2024 telah menjelma menjadi ajang pertarungan para mantan presiden. Hal ini seiring bergabungnya Partai Demokrat ke Koalisi Indonesia Maju yang akan mengusung Prabowo Subianto.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang turut hadir saat Partai Demokrat memberikan dukungan kepada Prabowo di Hambalang, menjadi pertanda bahwa Presiden keenam RI itu akan ikut masuk gelanggang pilpres.

Sementara di sisi lain, Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri sudah lebih dulu mengumumkan jagoan. Melalui PDI Perjuangan yang dipimpinnya, Megawati mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.


Kini, kata pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, hanya tinggal Presiden Joko Widodo yang belum menentukan sikap.

“Bu Mega jelas ke Ganjar, Pak SBY baru dengar informasi sudah ke Pak Prabowo, Pak Jokowi ke mana? Pak Jokowi ke Mas Anies aja gimana?” tutur pria yang akrab disapa Hensat itu lewat video yang diunggah di TikTok, Selasa (19/9).

Namun demikian, Hensat yang juga merupakan jurubicara Anies Baswedan tidak menampik bahwa ucapannya itu sebatas harapan. Sebab mengharapkan Presiden Joko Widodo untuk netral juga merupakan hal yang terbilang mengada-ada.

“Hah netral? (Ini) lebih ngarep lagi, orang Pak Jokowi-nya udah bilang dia mau cawe-cawe, kok ngarep netral,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya