Berita

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dedi Irawan/Net

Politik

Ketua Pemuda Muhammadiyah: Prabowo, Ganjar, dan Anies Aset Terbaik Bangsa, Jangan Dirusak Pakai Hoax

SENIN, 18 SEPTEMBER 2023 | 14:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Polarisasi di tanah air yang muncul usai Pilpres 2019 lalu sudah mereda. Rakyat sudah mulai bersatu untuk bersama mewujudkan Indonesia maju.

Atas alasan itu, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dedi Irawan meminta semua pihak untuk tidak lagi terjebak dalam drama pilpres dan mengorbankan rasa persatuan.

Setiap pendukung calon presiden, sambungnya, perlu menahan diri. Jangan sampai menghalalkan segala cara untuk merusak calon presiden lainnya.


“Dua periode pemilu sudah cukuplah kita alami. Jangan lagi gunakan isu hoax dalam rangka merusak citra capres yang akan bersaing,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/9).

Dedi Irawan yakin masyarakat juga sudah semakin cerdas dalam melihat kabar bohong dan tidak ingin dipecah belah kembali. Kini, mereka justru memiliki kecenderungan akan meninggalkan para capres yang tim suksesnya terus menebar hoax. 

"Masyarakat tidak akan mudah percaya, isu hoax justru akan merugikan para capres yang mereka dukung sendiri,” ujarnya.

Di satu sisi, Dedi Irawan memastikan bahwa tiga bakal calon presiden yang namanya sudah muncul, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan adalah aset terbaik bangsa. Mereka memiliki visi besar dalam membawa kesejahteraan dan mewujudkan visi Indonesia maju.

“Pak Prabowo, Pak Ganjar, Pak Anies adalah aset terbaik bangsa. Biarkan mereka bertarung ide dan gagasan. Jangan dirusak dengan stereotip tertentu yang tidak jelas kebenarannya,” demikian Dedi Irawan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya