Berita

Pementasan hikayat untuk sosialisasi kesehatan di Banda Aceh/Ist

Nusantara

Gunakan Hikayat, WHO Indonesia Sosialisasi Kesehatan untuk Warga Aceh

SENIN, 18 SEPTEMBER 2023 | 03:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Puluhan warga Kota Banda Aceh dan Aceh Besar antusias menyaksikan hikayat bertajuk “Sehat Keu Geutanyoe”. Kegiatan yang digagas oleh World Health Organization (WHO) Indonesia ini berlangsung di Museum Tsunami, Banda Aceh, Minggu (17/9).

Dalam membawakan hikayat, pendongeng Riky menyampaikan pentingnya kesehatan kepada para ibu, misalnya seperti penggunaan Air Susu Ibu (ASI) bagi perkembangan bayi

“ASI makanan bayi yang that sempurna, wahe Umi ASI penteng untuk aneuk geutanyo (ASI makanan bayi paling sempurna, wahai Umi ASI penting untuk anak kita),” ujar Riky dikutip Kantor Berita RMOLAceh.


Namun, kata dia dalam hikayatnya, saat ini banyak kaum ibu yang tidak memberikan ASI kepada anak dan menggantikannya dengan susu kaleng buatan pabrik. Padahal ASI sangat dibutuhkan bayi hingga usia dua tahun.

“Anugerah Tuhan dari ASI baik untuk kekuatan bayi,” jelasnya.

Pada pesan akhirnya, pendongeng Riky juga mengingatkan masyarakat yang hadir untuk membawa para anak mengikuti imunisasi secara lengkap di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat.

Tambah dia, membawa anak untuk melakukan ini isi bukan hanya dilakukan oleh kaum ibu melainkan diperlukan keikutsertaan ayah.

“Tuhan karuniakan tubuh baik sehat, urusan imunisasi abi umi harus kerja sama supaya 100 persen anak Aceh terimunisasi,” ujarnya.

Dalam tampilannya, edukasi kesehatan melalui hikayat tersebut juga dilengkapi dengan tampilan grafik ilustrasi secara recording oleh ilustrator asal Bandung bernama Agah Nugraha Muharam.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya