Berita

Kebakaran yang terjadi di Museum Nasional pada Sabtu malam (16/9)/Repro

Nusantara

Selidiki Penyebab Kebakaran, Pengelola Museum Nasional Kerahkan Tim Investigasi Internal

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2023 | 02:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penyebab kebakaran yang terjadi di Museum Nasional pada Sabtu malam (16/9) masih terus ditelusuri  pihak terkait. Pengelola Museum Nasional memastikan akan segera mengerahkan tim investigasi internal untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran.

Museum Nasional Indonesia (MNI) sendiri terbagi menjadi tiga bangunan utama, yaitu gedung A, Gedung B, dan Gedung C. Nah, kebakaran terjadi di belakang Gedung A, dan sampai pukul 21.45 api sudah berangsur dilokalisir oleh Petugas Pemadam Kebakaran.

"Begitu api padam, kami akan langsung mengerahkan tim investigasi internal untuk menentukan penyebab pasti kebakaran serta melakukan pendataan terhadap koleksi baik yang terdampak maupun yang sudah diamankan. Kami akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memastikan bahwa penyelidikan ini berjalan dengan transparan," ujar Plt Kepala Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (MCB), Ahmad Mahendra, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu malam (16/9).


Saat ini, prioritas utama pihak Museum Nasional adalah perlindungan artefak berharga dan benda-benda sejarah yang ada di dalam museum. Khususnya yang terdampak oleh insiden kebakaran.

"Kami memohon doa dan dukungan dari semua pihak agar peristiwa ini dapat segera berangsur membaik," demikian Ahmad Mahendra.

Menurut laporan kebakaran Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, kronologi kebakaran berawal ketika petugas keamanan sedang melaksanakan apel.

Tidak lama kemudian sekitar pukul 19.58 WIB, terjadi ledakan yang cukup besar dari arah bedeng proyek yang sedang mengerjakan renovasi di Museum Nasional. Alarm gedung pun berbunyi dan saat dilihat, api sudah membesar.

Api akhirnya dinyatakan padam pada pukul 22.00 WIB dan petugas melanjutkan proses pendinginan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya