Berita

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid/Ist

Politik

Pasangan Amin Nomor Buncit Versi Survei SMRC, PKB: Sekadar Menggiring Opini

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 18:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak terlalu merisaukan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menempatkan pasangan Amin alias Anies-Muhaimin di posisi buncit.

"Tentu saya mengapresiasi hasil survei yang dilakukan SMRC, hasil survei yang menantang. Sekaligus membuat kami lebih optimis karena pasangan Amin masih dianggap jauh dari pasangan yang lain," kata Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, lewat video singkatnya yang dikutip redaksi, Jumat (15/9).

Kendati begitu, Gus Jazil, sapaan akrabnya, menyoroti metode survei SMRC. Di mana Survei SMRC yang digelar pada 5-8 September 2023 ini melibatkan 1.212 responden yang dipilih melalui metode random digit dialing (RDD) atau pembangkitan nomor telepon secara acak.


Dalam survei ini, bakal capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo disimulasikan berpasangan dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Sementara, bakal capres Partai Gerindra Prabowo Subianto disimulasikan berpasangan dengan Menteri BUMN Erick Thohir.

Lalu, bakal capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, dipasangkan dengan bakal calon wakil presiden (cawapres) Muhaimin Iskandar.

"Pasangan yang ada Amin dipasangkan dengan yang masih jomblo, yang belum fix. Tapi tidak ada masalah bagi kami, karena justru pasangan Amin sedang menunggu siapa saja nanti yang akan bertarung atau pasangan siapa saja yang dideklarasikan," beber Gus Jazil.

Hasilnya, pasangan Ganjar-Ridwan Kamil mendapat raihan 35,4 persen. Di urutan kedua, pasangan Prabowo-Erick Thohir mengantongi 31,7 persen. Sementara, Anies-Muhaimin di urutan terakhir dengan perolehan 16,5 persen.

"Yang jelas perbincangan di dunia maya dan big data yang kami punya, peningkatan elektoral Amin sangat luar biasa. Saya pikir masyarakat akan melihat survei SMRC sekadar menggiring opini agar pasangan lain menentukan pilihannya," tandas Gus Jazil.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya