Berita

Pasangan bakal Capres-cawapres, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Soal Candaan Menag "Pilih Amin Bid'ah", Anies: Senyum Aja

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 13:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, menanggapi santai kelakar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang menyebut "masyarakat yang memilih pasangan Amin alias Anies-Muhaimin berarti bid'ah".

Anies terkesan enggan membalas pihak-pihak yang mencoba mendiskreditkan pasangan Amin. Pun tak khawatir dengan suara sumbang yang belakangan semakin gencar.

"Senyum aja," singkat Anies selepas menghadiri launching Forum Bersama Indonesia di Ballroom Hotel Mega Anggrek, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (15/9).


Pernyataan Menag bernada sindiran itu dilontarkan saat memberikan sambutan dalam acara orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), di Gedung Balai Diklat Keagamaan Kemenag Jatim, di Jalan Ketintang, Surabaya, Rabu kemarin (13/9).
 
Meski diucapkan sembari bercanda, banyak pihak yang menilai sebagai pejabat negara seharusnya Menag bisa menahan diri dan tidak melontarkan ucapan yang sifatnya memancing banyak respons.

"Canda kok jadi berita, kenapa? Aku tanya lagi dong kenapa jadi berita?" bantah Menag Yaqut di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (14/9).

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini mengaku baru mengetahui bahwa Amin merupakan singkatan dari paslon Anies-Muhaimin.

Namun, dia meluruskan kata bid'ahnya itu karena ada nama anak buahnya di Kemenag bernama Amin Suyitno.

"Oh saya baru tahu dari kamu malah itu, saya enggak tahu itu. Nama ada enggak? Soalnya ada di tempat kita namanya itu Pak Amin," katanya sambil terkekeh.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya