Berita

Raja Mohammed VI memimpin Rapat, Kamis (14|/9).

Dunia

Raja Mohammed VI Pimpin Rapat, Fokus Program Perumahan Kembali dan Adopsi Anak-anak Terlantar

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 13:24 WIB

Raja Mohammed VI dan jajarannya bergerak cepat menanggulangi situasi pasca gempa bumi yang menghantam Al Houz pekan lalu (Jumat, 8/9). Dalam rapat yang dipimpin Raja Mohammed VI hari Kamis kemarin (14/9) telah diputuskan untuk mengaktifkan program darurat untuk memberikan pertolongan yang signifikan pada korban yang paling terkena dampak berupa perumahan kembali (rehousing).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian tindakan yang diperintahkan Raja Mohammed VI, yang bertujuan untuk memobilisasi semua sumber daya, dengan kecepatan dan efisiensi yang diperlukan, untuk membantu keluarga-keluarga dan warga negara yang terkena dampak, dan khususnya untuk menerapkan langkah-langkah rehabilitasi dan rekonstruksi secepat mungkin, di wilayah tersebut. daerah-daerah yang terkena dampak bencana alam ini dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam keterangan Istana, disebutkan bahwa sebuah komisi antar kementerian yang dibentuk berdasarkan Instruksi Tinggi Kerajaan, menargetkan pembangunan sekitar 50 ribu rumah di lima provinsi yang terkena dampak.


Langkah darurat untuk perumahan sementara dirancang untuk tahan terhadap cuaca dingin dan buruk, atau di tempat resepsi yang dilengkapi dengan semua fasilitas yang diperlukan. Selain itu, Kerajaan akan memberikan bantuan darurat sebesar 30 ribu dirham kepada rumah tangga yang bersangkutan.

Raja Mohammed VI menekankan program rehousing harus dilakukan secara adil dan memberikan perhatian terus-menerus terhadap kebutuhan masyarakat yang bersangkutan.

Di sisi lain, program ini diminta segera dilaksanakan. Untuk mencapai tujuan ini, Kerajaan memberikan bantuan keuangan langsung sebesar 140 ribu dirham yang telah dialokasikan untuk rumah-rumah yang runtuh total, dan 80 ribu dirham untuk membiayai pekerjaan rehabilitasi pada rumah-rumah yang sebagian runtuh.

Raja Mohammed VI juga menekankan perlunya operasi rekonstruksi dilakukan berdasarkan spesifikasi dan di bawah pengawasan teknis dan arsitektural yang selaras dengan warisan kawasan dan menghormati fitur arsitektur uniknya.

Program multi-aspek ini terutama akan memobilisasi sumber daya keuangan negara dan badan-badan publik, dan juga akan terbuka terhadap kontribusi dari pihak swasta dan asosiasi, serta dari negara-negara sahabat dan persaudaraan yang menginginkan hal tersebut, dan kepada siapa Yang Mulia Kaisar akan memberikan kontribusinya. Raja kembali menegaskan, pada kesempatan ini, ucapan terima kasih yang paling tulus dari Kerajaan Maroko.

Dalam pertemuan tersebut, Raja Mohammed VI juga mengingatkan hal tak kalah penting, yakni merawat anak-anak, terutama yatim piatu, yang saat ini mendapati diri mereka tanpa keluarga atau sumber daya. Raha meminta agar anak-anak ini didaftarkan dan diberikan status sebagai anak bangsa.

Selain itu, untuk mengangkat mereka keluar dari situasi kesusahan ini dan melindungi mereka dari segala risiko dan segala bentuk kerapuhan yang sayangnya mungkin mereka hadapi setelah bencana alam, Raja Mohammed VI memerintahkan pemerintah untuk meluncurkan proses adopsi, secepat mungkin, rancangan undang-undang yang diperlukan untuk tujuan ini.

Rapat kerja tersebut dihadiri Kepala Pemerintahan Aziz Akhannouch, Penasehat HM Raja Fouad Ali El Himma, Menteri Dalam Negeri Bapak Abdelouafi Laftit, Menteri Wakaf dan Urusan IslamĀ  Ahmed Toufiq, Menteri Agama.

Juga hadir Menteri Perekonomian dan Keuangan, Nadia Fettah, Menteri Perencanaan Wilayah Nasional, Perencanaan Pertanahan, Perumahan dan Kebijakan Kota. Fatima Ezzahra El Mansouri, Menteri Delegasi kepada Menteri Ekonomi dan Keauangan, membidangi Anggaran, Bapak Faouzi Lekjaa, serta Letnan Jenderal Mohammed Berrid, Inspektur Jenderal FAR dan Komandan Zona Selatan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya