Berita

Kementerian Ekonomi dan Keuangan di Sejong/Net

Dunia

Bantu Rekonstruksi, Korsel akan Beri Pinjaman Berbunga Rendah untuk Ukraina

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 12:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korea Selatan telah setuju untuk memberikan pinjaman berbunga rendah untuk membantu proyek rekonstruksi Ukraina.

Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korsel mengatakan Jumat (16/9), perjanjian ditandatangani Duta Besar Korea Selatan untuk Ukraina Kim Hyung-tae dan Wakil Perdana Menteri Pertama Ukraina Yuliia Svyrydenko di Kyiv awal pekan ini.

Menurut Kementerian, pinjaman akan diberikan olah Dana Kerja Sama Pembangunan Ekonomi (EDCF).


"Perjanjian tersebut akan membuka jalan bagi kedua negara untuk membahas proyek-proyek rinci dan syarat-syarat dukungan," kata kementerian, seperti dikutip dari Yonhap.

Kedua negara menandatangani perjanjian awal dengan Ukraina pada Mei 2023.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pekan lalu berjanji memberikan dukungan finansial kepada Ukraina guna membantu negara tersebut memulihkan perdamaian dan membangun kembali negara tersebut setelah perang dengan Rusia.

Yoon mengumumkan janji tersebut pada sesi KTT G20 di New Delhi, dan mengatakan bahwa Korea Selatan akan memberikan bantuan awal sebesar 300 juta dolar AS pada tahun 2024 dalam bentuk bantuan kemanusiaan, bersama dengan sejumlah dukungan senilai 2 miliar dolar AS lainnya dalam bentuk pinjaman jangka panjang berbunga rendah melalui EDCF mulai tahun 2025.

Program EDCF diluncurkan pada tahun 1987 untuk membantu negara-negara berkembang dengan infrastruktur dasar mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya