Berita

Aktivis ‘98 Faizal Assegaf/Repro

Politik

Faizal Assegaf: Pasangan Anies-Cak Imin Ideal, Mewakili Kaum Pergerakan

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2023 | 09:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan bakal capres-cawapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merupakan figur yang merepresentasikan tokoh pergerakan rakyat.

Hal itu disampaikan Aktivis ‘98 Faizal Assegaf dalam diskusi Republik Ayam Jago bertajuk “Aktivis Bicara Perubahan Indonesia Pasca Jokowi” yang disiarkan secara Live di YouTube Republik Merdeka TV, dikutip Kamis (14/9).

“Kalau saya lihat dari Ganjar maupun Prabowo kita harus jujur mengatakan bahwa ini ada gerakan yang terkonsiliasi cemerlang antara Anies dan Cak Imin,” kata Faizal.


Faizal mengurai, Anies yang notabene aktivis mahasiswa saat kuliah di UGM lalu berproses hingga menjadi rektor Universitas Paramadina dan pada akhirnya masuk ke dalam pentas demokrasi adalah prestasi yang luar biasa.

“Kemampuan intelektual (Anies) mampu meyakinkan pengambil keputusan di lingkaran kekuasaan partai politik memberi mandat, ini suatu prestasi yang luar biasa,” kata dia.

Di sisi lain, kata Faizal, Cak Imin yang terlahir dari keluarga pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan aktif di organisasi kemahasiswaan saat kuliah di UGM hingga akhirnya memimpin PKB pun sangat luar biasa.

“Munculnya Cak Imin ini satu sosok yang dia aktivis. Tapi menurut saya, Cak Imin ini jangan dilihat pribadinya. Tapi ada satu keinginan yang kuat dari arus bawah masyarakat NU yang mendaki keterwakilan suara keadilan mereka,” tuturnya.

Atas dasar itu, Faizal menilai pasangan Anies-Cak Imin ini sama-sama lahir dari rahim pergerakan rakyat yang diyakini mempu menjawab tantangan peradaban dan kebangsaan ke depan.

“Perpaduan dua kepemimpinan ini mengunci seluruhnya,” tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya