Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Saham Merosot, Citigroup Rombak Manajemen dan PHK Besar-besaran

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2023 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Citigroup akan melakukan perombakan manajemen sekaligus memangkas pekerja.

CEO Jane Fraser mengatakan pada Rabu (13/9) bahwa langkah reorganisasi itu akan dilakukan segera dalam upaya menyederhanakan raksasa Wall Street dan meningkatkan sahamnya.

Dalam rilis, Fraser mengatakan Citigroup akan dibagi menjadi lima lini bisnis utama yang melapor langsung kepadanya. Sebelumnya, perusahaan ini memiliki dua divisi utama yang melayani konsumen dan klien institusi besar.


“Kami telah mengambil keputusan yang sulit, konsekuensial, dan sulit di sini,” kata Fraser kepada investor di New York, seperti dikutip dari Reuters.

Keputusan tersebut sangat 'nekat' semata untuk memenuhi komitmen perusahaan kepada pemegang saham, menurutnya.

Perubahan terbaru itu termasuk menghilangkan 35 komite, kata Fraser, mengutip contoh upaya untuk mengurangi birokrasi.

Reorganisasi besar-besaran ini merupakan langkah lain dalam strategi Fraser untuk meningkatkan keuntungan dan merampingkan bank sejak ia mengambil alih kepemimpinan pada 2021. Meskipun Citi telah menjual bisnisnya dan berupaya memperbaiki masalah peraturan, harga sahamnya masih tertinggal.

Bank terbesar ketiga di AS ini masih berurusan dengan perintah persetujuan regulator pada tahun 2020 yang menuntut bank tersebut memperbaiki beberapa “kekurangan yang sudah lama ada” dalam pengendalian internalnya.

Manajer Portofolio Klien di Zacks Investment Management yang juga pemegang saham Citi, Brian Mulberry, mengatakan langkah ini untuk penghematan pada neraca.

“Citi akan memangkas lapisan manajemen yang non -produktif dan melakukan reorganisasi dengan struktur yang lebih datar yang tentunya akan menciptakan penghematan pada neraca,” katanya.

Bank sedang mencari karyawan eksternal untuk menjadi kepala perbankan. Ini akan mengkonsolidasikan bisnis non-AS di bawah Ernesto CantU, kepala internasionalnya yang baru.

Ini menghilangkan lapisan manajemen dalam apa yang dikenal sebagai Grup Klien Institusional, yang sebelumnya merupakan divisi terbesarnya, dan Personal Banking and Wealth Management.

Meskipun saham naik pada hari Rabu, nilainya masih kurang dari setengah nilai bukunya.

Citigroup diperdagangkan dengan valuasi terendah di antara bank-bank besar AS lainnya, dan dengan harga sekitar 41 DOLAR as Per saham.

“Investor hanya akan memberikan kredit kepada Citigroup atas angka-angka yang sulit untuk mencapai tujuan mereka,” kata Eric Compton, analis perbankan di Morningstar.

Fraser membahas PHK yang akan datang dalam sebuah memo kepada staf, di dalamnya, dia mengatakan bahwa reorganisasinya akan selesai pada kuartal pertama tahun depan.

“Kami akan mengucapkan selamat tinggal kepada beberapa rekan yang sangat berbakat dan pekerja keras yang telah memberikan kontribusi penting bagi perusahaan kami,” kata Fraser.

Sementara beberapa pesaingnya telah mengurangi lapangan kerja di tengah kemerosotan aktivitas Wall Street, jumlah staf Citigroup telah meningkat karena perusahaan tersebut mematuhi tuntutan regulator untuk meningkatkan pengendalian risiko. Bank ini memiliki 240.000 pekerja pada bulan Juni, 4 persen lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejak lama isu tentang PHK terdengar, tetapi belum jelas jumlah serta dampaknya.  Biaya pesangon diperkirakan akan timbul pada kuartal keempat.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya