Berita

Sidang DKPP terkait akses Silon, di Ruang Sidang Utama DKPP RI, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (13/9)/RMOL

Politik

Heran Masalah Silon Diadukan ke DKPP, KPU: Harusnya ke MA

RABU, 13 SEPTEMBER 2023 | 22:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aduan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI terkait masalah Sistem Informasi Pencalonan (Silon) ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dinilai tidak tepat.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berpendapat, seharusnya masalah itu diadukan ke Mahkamah Agung (MA).

Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajad, menjelaskan, Bawaslu RI seharusnya tidak melemparkan persoalan itu ke peradilan etik Pemilu.


"KPU itu bekerja berlandaskan Undang-Undang (UU), jadi di PKPU 10 sudah dijelaskan, bahkan sudah dibaca yang mulia sendiri," kata Yulianto, saat sidang lanjutan perkara Nomor 106-PKE-DKPP/VIII/2023, di Kantor DKPP RI, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (13/9).

Dia mengklaim, KPU RI tidak seperti yang dituduhkan Bawaslu RI, yakni membatasi akses Silon. KPU, kata dia, sudah membuka akses sebagaimana tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) 10/2023 tentang Pencalonan Anggota Legislatif.

Karena itu dia memandang langkah Bawaslu RI memprotes kebijakan akses Silon tidak tepat dimasukkan ke DKPP RI.

"Dan kalau memang merasa tidak sepakat dengan soal PKPU, seharusnya ke MA juga. Jadi biar jelas begitu," pungkas Yulianto.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya