Berita

Representative Image/Net

Global

Bantah Rumor Keruntuhan Ekonomi, China: Yang Runtuh adalah Retorika Barat, Bukan Perekonomian Tiongkok

RABU, 13 SEPTEMBER 2023 | 11:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah China membantah rumor terkait runtuhnya ekonomi Beijing yang baru-baru ini terus menjadi pembicaraan global.

Bantahan tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning pada Selasa (12/9), dengan menegaskan bahwa perekonomian negaranya terus membaik di tengah sulitnya pemulihan ekonomi dunia.

“Segala macam komentar yang meramalkan keruntuhan perekonomian China terus muncul kembali setiap saat. Namun, perekonomian kami telah melampaui semua komentar tersebut,” kata Mao, seperti dimuat China Org, Rabu (13/9).


Menurutnya, pada paruh pertama tahun ini, Produk Domestik Bruto (PDB) China mengalami pertumbuhan sebesar 5,5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang mencatat hanya sebesar 3 persen.

Dana Moneter Internasional (IMF) juga memperkirakan ekonomi China akan mengalami peningkatan sebesar 5,2 persen tahun ini, yang akan menjadi kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi global.

“Ketahanan ekonomi China yang kuat, potensi yang besar dan vitalitas yang kuat serta fundamental yang menopang pertumbuhan ekonomi China dalam jangka panjang tetap tidak berubah,” tambah Mao.

Ia lebih lanjut menegaskan bahwa negaranya akan tetap berkomitmen untuk mempromosikan keterbukaan tingkat tinggi, meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan dengan negara lain, serta berbagi manfaat dari pembangunan ekonomi dengan mitra internasional.

Tanggapan itu dikeluarkan Kementerian Luar Negeri China sebagai respon atas komentar negatif yang berasal dari Amerika Serikat dan Australia baru-baru ini yang disebut terus meremehkan kinerja ekonomi Beijing.

Pemerintah China menegaskan bahwa berbagai prediksi tentang keruntuhan ekonominya telah terbukti salah, nyatanya, menurut juru bicara itu perekonomian Tiongkok terus berkembang.

“Yang runtuh adalah retorika Barat, bukan perekonomian Tiongkok," pungkas Mao.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya