Berita

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Geram, Gibran Semprot Buzzer Ganjar yang Serang Prabowo: Jangan Gitu Cara Mainnya

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 16:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekaligus Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka memberi teguran keras kepada salah satu pendukung bakal capres (Bacapres) Ganjar Pranowo di platform media sosial X lantaran menyerang Bacapres Prabowo Subianto, Senin (11/9).

Teguran itu, dia berikan kepada akun Islah Bahrawi Official usai akun itu mengunggah foto putra Prabowo, Ragowo “Didit” Hediprasetyo, dengan mengatakan bahwa seharusnya Prabowo memamerkan foto dengan anaknya sendiri ketimbang dengan Gibran.

“Kenapa bukan anaknya sendiri yang dipamerin?” kata Islah seraya mengunggah foto anak Prabowo.


Gibran pun gerah melihat cuitan itu dan membalasnya dengan peringatan tegas.

“Jangan gitu cara mainnya. Mas Didit ini orangnya baik dan berprestasi,” ujar Gibran dengan geram.

Diketahui anak Prabowo bukan pejabat publik. Dia adalah seorang desainer dan tidak pernah menjadi kader partai politik.

Warganet pun banyak mendukung langkah Gibran. Beberapa mengatakan tingkah buzzer seperti ini yang membuat masyarakat enggan mendukung Ganjar. Adapun lainnya menyoroti prestasi-prestasi Didit di dunia internasional.

Jangan karena ketidaksukaan nanti giliran kalo prabowo yg jd presiden anda y berpindah posisi jadi seorang pembenci, keluarga p jokowi aja biasa aja padahal, tp pendukung2 nya y garis keras merasa paling jokowi dari jokowi ya,” ujar akun @prfrom***.

Jadi paham kan. Kenapa pendukung pak Jokowi belum tentu dukung Ganjar. Ya karena model buzzernya seperti ini. Memelihara terus kebencian. Ingat kata PAK JOKOWI. WE NEED COLABORATION NOT OPEN KONFLIK.,” ujar akun @Nusa1***.

Islah Bahrawi yang juga pendukung Ganjar ini sebelumnya pernah diperingatkan oleh KH. R. Muktafi Aschal karena telah menghina Ponpes Sidogiri dengan menyebut semua santrinya pengkhianat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya