Berita

Meski sudah mengundurkan diri, Luis Rubiales masih bisa menghadapi tuntutan hukum atas kasus ciuman terhadap pemain timnas wanita Spanyol/Net

Dunia

Kasus Ciuman Paksa Luis Rubiales Masuk Tahap Penyelidikan, Polisi Australia Siap Bantu

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 11:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kasus yang menjerat mantan Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Luis Rubiales, telah memasuki tahap penyelidikan pada Senin (11/9) menyusul gugatan yang diajukan atas ciuman paksa di bibir Jenni Hermoso setelah final Piala Dunia Wanita Australia 2023.

Pengadilan dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa hakim Francisco de Jorge dari Pengadilan Nasional mengakui pengaduan yang diajukan oleh jaksa Spanyol pekan lalu mengenai dugaan kejahatan penyerangan seksual dan pemaksaan.

Hakim juga telah meminta media untuk mengirim rekaman ciuman Rubiales dari berbagai sudut, serta perayaan para pemain Spanyol di ruang ganti dan di bus tim setelah memenangkan Piala Dunia pada 20 Agustus di Sydney.


Kantor jaksa penuntut umum mengajukan tuntutan terhadap Rubiales pekan lalu, meminta agar pernyataan diambil dari Luis Rubiales, sebagai terdakwa, dan dari gelandang Spanyol Jenni Hermoso sebagai korban.

Sejak reformasi hukum pidana Spanyol baru-baru ini, ciuman tanpa persetujuan dapat dianggap sebagai pelecehan seksual, sebuah kategori kriminal yang mengelompokkan semua jenis kekerasan seksual.

Sumber dari Kantor Kejaksaan menyebutkan, hukuman untuk ciuman paksa bisa berkisar dari denda hingga empat tahun penjara.

Keputusan De Jorge diambil sehari setelah Rubiales mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden federasi sepak bola RFEF Spanyol, setelah awalnya menolak melakukan hal tersebut dengan alasan bahwa ciuman tersebut dilakukan secara "konsensual".

Dalam surat terbuka yang mengumumkan keputusannya, Rubiales, 46 tahun, terus membela diri.

“Saya percaya pada kebenaran dan saya akan melakukan segala daya saya agar kebenaran itu menang,” tulis Rubiales.

Polisi Australia mengatakan kepada AFP pada Senin bahwa mereka bersedia membantu penyelidikan, namun laporan belum dirujuk kepada mereka.

Hermoso, 33 tahun, yang bermain untuk klub Meksiko Pachuca, mengatakan ciuman yang tidak diinginkan itu membuatnya merasa rentan dan seperti korban penyerangan.

Dia juga menuduh Rubiales menekannya untuk membelanya segera setelah kasus ciuman itu meletus, yang menurut jaksa penuntut dapat dianggap sebagai kejahatan pemaksaan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

DPR Minta Pengusaha Klub Malam Jangan Beri Ruang Peredaran Narkoba

Selasa, 09 Juni 2026 | 02:09

Telkom Bersama KIP Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:45

Buku ‘Presiden Solusi’ Ulas Rekam Jejak Transformasi Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:20

Ratifikasi ILO C188 Jangan Ulangi Kesalahan Implementasi MLC 2006

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:01

Miris! Purbaya Belum Siapkan Insentif buat Pedagang Tahu Tempe

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:42

Keanu Bantah Terima Duit Penipuan Jemaah Umrah Hanania

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:16

Ketum PPP Mardiono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:12

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Bupati Muara Enim Dkk Langsung Digiring ke KPK Usai Terjaring OTT

Senin, 08 Juni 2026 | 23:45

Segel Gerai Tiffany & Co Dibuka Usai Sepakat Bayar Denda Rp97,49 M

Senin, 08 Juni 2026 | 23:16

Selengkapnya