Berita

Lambang Partai Ummat/Net

Politik

Incar Menang Berjamaah, Partai Ummat Bekali Caleg Aqidah hingga Strategi Kampanye

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 08:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jelang Pemilu 2024, Partai Ummat terus meng-upgrade mesin partainya. Terlebih ada target besar yang diincar, yakni lolos parliamentary threshold.

DPP Partai Ummat pun akan mengadakan pembekalan bagi calon legislatifnya di Hotel Graha Dinar Syariah, Bogor, dari tanggal 12 hingga 14 September 2023.

Dengan target menang berjamaah, strategi yang akan dijalankan caleg Partai Ummat mengacu pada semangat Hayya Alal Falah atau mari rebut kemenangan.


Acara pembekalan ini akan dibuka langsung Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais.

Materi yang akan diberikan pada pembekalan kali ini dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu materi aqidah dan militansi, pengetahuan untuk pengenalan Partai Ummat, dan terakhir materi strategi dan teknik kampanye untuk mencapai kemenangan.

“Kami harapkan setelah pembekalan ini, para caleg sudah tahu apa yang harus mereka lakukan ketika nanti masa resmi kampanye yang dimulai akhir November 2023,” ujar ketua Steering Committee Iwan Roberto kepada wartawan, Selasa pagi (12/9).

Menurut Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPPN) Taufik Hidayat, seluruh caleg DPR RI Partai Ummat akan saling bahu-membahu di setiap dapil tanpa melihat siapa yang harus mendapat kursi.

"Kami menetapkan strategi menang berjamaah dalam rangka mencapai raihan suara yang maksimal sehingga ketika dijumlah Insya Allah akan melebihi total suara di atas 4 persen," jelas Taufik.

Kegiatan ini dijadwalkan akan ditutup pada Kamis sore (14/9) dengan penandatanganan Pakta Integritas. Para Caleg yang terpilih wajib menjalankan nilai moral, siap membela kepentingan ummat dan bangsa dan selalu menjaga nama baik agama, bangsa dan Partai Ummat.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya