Berita

Ketua DPC Hanura Kabupaten OKU, Wilson/RMOLSumsel

Nusantara

Ditinggal Tiga Kader, Tak Surutkan Target DPC Hanura OKU di Pemilu

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 04:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Meski telah ditinggal tiga kadernya yang duduk di DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan telah dilakukan proses Penggantian Antar Waktu (PAW), Partai Hanura tetap optimis dan memasang target duduk sebagai ketua di legislatif OKU pada Pemilu 2024.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua DPC Hanura Kabupaten OKU, Wilson, dalam perbincangan dengan Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (11/9).

"Mungkin se Indonesia baru Hanura yang melakukan PAW tiga kader sekaligus," kata Wilson.


Target memenangkan kursi Ketua DPRD OKU ini, kata dia, sudah dipikirkan sejak jauh-jauh hari. Sebab, dirinya telah memprediksi hal tersebut akan terjadi.

"Justru dengan adanya PAW, pengaruhnya di kontestasi politik baik pileg, pilkada maupun pilpres nanti justru akan lebih positif. Apalagi nanti saya akan turun langsung di Dapil 1. Mudah-mudahan bisa dongkrak perolehan suara," katanya.

Sebab menurut pria jebolan ITB tahun 1987 ini, dengan banyaknya partai di tahun ini, maka jumlah suara untuk mendapatkan kursi pada Pileg 2024 nanti akan berkurang dari sebelumnya.

"Bayangan saya harga satu kursi pada Pileg 2024 nanti akan menurun. Kalau dulu untuk mendapatkan satu kursi harus memperoleh sebanyak 3.500 suara. Di 2024 nanti saya yakin turun, bisa jadi 3.000 atau 2.500 suara," terangnya.

Maka dari itu, untuk mendukung target mendapatkan kursi ketua di DPRD OKU, pihaknya akan lebih selektif dalam memilah kader. Para kader Hanura OKU harus sudah tahu di mana lumbung suara dan bagaimana cara memperolehnya.

"Selain itu, kita juga akan tingkatkan kualitas tim untuk menekan cost (biaya) politik ke depan, terutama tim di TPS dan keberadaan saksi. Itu lah kunci untuk berperang di pileg nanti," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya