Berita

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti/Net

Politik

Tampil di Azan Televisi, Lingkar Madani Tak Yakin Bawaslu Berani Tindak Ganjar

SENIN, 11 SEPTEMBER 2023 | 21:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketegasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diragukan menyikapi perkara dugaan pelanggaran Pemilu terkait tayangan azan di televisi swasta yang menampilkan bakal calon presiden (Bacapres) PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti, menilai, pola kerja Bawaslu sekarang ini membuat masyarakat tak yakin dugaan pelanggaran Pemilu bisa ditindak tegas.

"Jika pendekatan pengawasan Bawaslu gaya minimalis, maka tidak akan ada yang melanggar," jelas Ray kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/9).


Belajar dari pengalaman-pengalaman yang sudah lewat, Ray menduga Bawaslu akan berlindung pada alasan-alasan yang sering diutarakan.

"Paling-paling, selain Ganjar belum ditetapkan sebagai Capres, juga tidak ada ajakan memilih. Biasanya Bawaslu akan berlindung di bawah dua argumen itu," tuturnya.

Pengamat politik lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu pun menantang Bawaslu untuk memutuskan duduk perkara serupa yang terkait dugaan pelanggaran kampanye colongan di luar jadwal.

"Sebab itu, azan yang memuat Ganjar tidak akan dinyatakan melanggar. Jika Bawaslu menyatakan melanggar, tentu berbagai kasus sebelumnya layak dinyatakan melanggar juga," Ray berargumen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya