Berita

Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas/Ist

Nusantara

Berantas Narkoba, Jokowi: Banyak Oknum Aparat Terlibat

SENIN, 11 SEPTEMBER 2023 | 20:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penyebaran Narkoba di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Tak sedikit generasi muda terjerat kasus penyalahgunaan barang terlarang itu.

Menindaklanjuti hal itu, Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas membahas pemberantasan dan penanganan kasus Narkoba, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (11/9).

“Hari ini saya ingin mengajak semua untuk mencari lompatan, terobosan, agar kejahatan luar biasa itu bisa kita kurangi, kita selesaikan dengan baik,” kata Presiden.


Jokowi, sapaan akrabnya, juga meminta penegakan hukum yang tegas terhadap tindakan pidana narkotika, sehingga mampu memberi efek jera.

“Karena kita tahu, banyak juga oknum aparat penegak hukum kita yang terlibat di dalamnya. Ini menjadi catatan dan tindakan tegas harus diberikan kepada mereka,” ungkapnya.

Berdasar data Badan Narkotika Nasional (BNN), penyalahgunaan Narkoba saat ini mencapai 1,95 persen atau 3,6 juta jiwa. Hal itu memicu meningkatnya kapasitas di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Terkait hal itu, kepala negara meminta agar rehabilitasi bagi pelaku penyalahgunaan Narkoba dapat dilakukan di fasilitas lain.

Dia juga meminta dilakukan pengetatan pengawasan untuk pencegahan penyelundupan Narkoba.

“Saya kira mengenai pencegahan, terutama penyelundupan masuknya Narkoba, harus betul-betul kita urus benar," perintah Jokowi.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya