Berita

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim/Net

Dunia

Partai MUDA Angkat Kaki dari Koalisi Pemerintah, Kekuatan Anwar Ibrahim di Parlemen Menyusut

SENIN, 11 SEPTEMBER 2023 | 14:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aliansi Demokratik Bersatu Malaysia (MUDA) mengumumkan keputusan untuk meninggalkan koalisi pemerintahan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim.

Keputusan tersebut diambil setelah tuduhan korupsi terhadap Wakil Perdana Menteri sekaligus Ketua UMNO Ahmad Zahid Hamidi dibatalkan.

MUDA yang berpusat pada kaum muda hanya memiliki satu anggota parlemen terpilih dan langkah mereka untuk mengundurkan diri tidak akan mempengaruhi stabilitas aliansi pemerintah.


Meski begitu, hal ini dapat menghalangi Anwar mendapatkan dua pertiga mayoritas di parlemen untuk meloloskan amandemen konstitusi dan reformasi penting lainnya.

Dalam pernyataan yang dikutip Channel News Asia pada Minggu (10/9), MUDA mengatakan langkah jaksa untuk membatalkan puluhan dakwaan terhadap Ahmad Zahid menimbulkan banyak pertanyaan dan bertentangan dengan komitmen Anwar untuk memerangi korupsi.

“Akibat keputusan tersebut, MUDA yakin institusi hukum negara telah ternoda dan seolah-olah pemerintah sedang menormalisasi budaya korupsi,” kata MUDA.

Sementara itu, Anwar bersikukuh bahwa langkah untuk membatalkan kasus tersebut dilakukan tanpa campur tangan dirinya.

Setelah angkat kaki dari koalisi pemerintah, MUDA mengatakan pihaknya akan bergabung dengan oposisi sebagai kekuatan ketiga, namun akan terus mendukung pemerintah jika memerlukan dua pertiga suara mayoritas untuk melaksanakan reformasi kelembagaan.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya