Berita

Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah (tengah) di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar Pranowo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/9)/RMOL

Politik

PDIP Ngekor jika Pendaftaran Capres-Cawapres Dipercepat

SABTU, 09 SEPTEMBER 2023 | 12:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memajukan pendaftaran bakal capres-cawapres tidak diambil pusing oleh PDI Perjuangan. Apa pun keputusannya, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini akan tetap mematuhinya.

“Pada prinsipnya, PDIP taat asas dan taat hukum. Apa yang diputuskan oleh lembaga pemilik otoritas untuk mengatur jadwal dan tahapan pemilu, kami ikut, PDIP siap,” kata Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (9/9).

Wacana percepatan pendaftaran bacapres-bacawapres ini juga dipastikan tidak akan memengaruhi PDIP dalam menentukan bakal calon wakil presiden pendamping Ganjar Pranowo.


Diketahui, hingga saat ini Ganjar belum memiliki pasangan untuk diduetkan pada Pilpres 2024.

“PDIP di bawah kepemimpinan Bu Mega juga pasti akan memilih waktu yang tepat untuk menentukan kapan bacawapresnya,” demikian Basarah.

Pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) pada Pemilu Serentak 2024 berpotensi maju dan dipercepat Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Rencana KPU itu tertuang dalam Rancangan Peraturan KPU (R-PKPU) tentang Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden 2024. Dalam R-PKPU tersebut, jadwal pendaftaran hingga penetapan capres-cawapres dilakukan selama 7 hari, yakni 10 hingga 16 Oktober 2023.

Hal ini berbeda dengan PKPU 3/2022 yang menetapkan jadwal pendaftaran capres-cawapres 2024 dilakukan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya