Berita

Presiden Zambia, Hakainde Hichilema/Net

Dunia

Berupaya Resmikan Kesepakatan Utang, Presiden Zambia akan Terbang ke China

JUMAT, 08 SEPTEMBER 2023 | 14:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya menyelesaikan utang luar negeri yang telah lama menjadi beban, Presiden Zambia Hakainde Hichilema akan melakukan kunjungan ke kreditor terbesarnya, China, pada Minggu (10/9).

Berdasarkan laporan yang dikutip Reuters, Jumat (8/9), sekitar dua pertiga dari total utang Zambia yang mencapai 6,3 miliar (Rp 96 triliun) saat ini dikabarkan sedang dalam proses restrukturisasi dengan Bank Ekspor-Impor China.

Kunjungan Hichilema itu telah dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri China pada Jumat (8/9). Kunjungan dilakukan untuk menindaklanjuti kesepakatan pembayaran ulang utang selama lebih dari 20 tahun dengan masa tenggang tiga tahun pembayaran bunga dengan China.


Pada Juni lalu, kedua negara itu mencapai kesepakatan di Paris untuk memungkinkan keringanan utang bagi negara Afrika tersebut, sebagai bagian dari apa yang disebut Beijing "dukungan terhadap pemerintah Zambia".

Hasil dari perjanjian tersebut juga memberikan persetujuan dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk menyetujui bantuan tambahan kepada Zambia sebesar 189 juta dolar (Rp 2,8 triliun), yang merupakan bagian dari paket bantuan sebesar 1,3 miliar dolar (Rp 19 triliun) yang telah disepakati sebelumnya.

Untuk meresmikan kesepakatan tersebut, Zambia diharuskan menandatangani nota kesepahaman dengan para kreditur termasuk Beijing. Langkah ini dijadwalkan akan dilakukan dalam peninjauan kedua atas perjanjian tersebut yang dijadwalkan pada bulan Oktober.

Zambia pada 2020 mengalami gagal bayar atas utang negara yang menciptakan tantangan besar dalam upaya restrukturisasi utang yang diprakarsai oleh Kelompok 20 negara-negara kaya selama pandemi.

China diketahui memiliki investasi komersial yang signifikan di Zambia melalui Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI), yang mencakup lebih dari tiga puluh proyek dari berbagai sektor, termasuk energi, pertanian, dan penerbangan.

Selain itu, negara dengan ekonomi kedua di dunia itu juga merupakan pengimpor besar tembaga mentah dari Zambia untuk kebutuhan sektor konstruksi dan transportasi.

Presiden Hichilema sendiri kini dijadwalkan akan berada di China mulai 10 hingga 16 September.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Gubernur Fakhiri Raih Golden Leader Award JMSI

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:02

1.000 Siswa Yatim Piatu Pemegang KJP Ikuti Try Out Gratis

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:30

Pemerintah Timor Leste Didorong Kembali Aktifkan Pas Lintas Batas

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:13

DKI Kunci Stok Beras dan Telur, Harga Dijaga Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:00

Ilusi Swasembada Pangan Kementan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:45

RI Siap Borong Minyak AS Senilai Rp252 Triliun Pekan Depan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:28

Kembali Diperiksa BPK, Gus Yaqut Sampaikan Klarifikasi Hingga Konfrontasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:13

Ulama Penjaga Optimisme dan Keteguhan Batin Rakyat Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:04

Diperiksa di Mapolresta Solo, Jokowi Beberkan Kisah Perkuliahan Hingga Skripsi

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:50

NU Harus Bisa Menjawab Tantangan Zaman di Abad Kedua Perjalanan

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:38

Selengkapnya