Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kanada Bantu Jaga Keamanan Siber Ukraina dan Latvia dari Serangan Rusia

JUMAT, 08 SEPTEMBER 2023 | 10:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Laporan tahunan yang diterbitkan Communications Security Institution (CSE) baru-baru ini mengungkap bahwa Kanada telah lama membantu menjaga keamanan siber Ukraina dan Latvia.

Disebutkan bahwa itu telah dilakukan Kanada sejak invasi Rusia dimulai. Bahkan Menteri Pertahanan Kanada, Anita Anand, telah menandatangani dua perjanjian kerja sama sistem informasi dan jaringan elektronik dengan dua negara Eropa itu.

"Ukraina dan Latvia berada di bawah payung keamanan siber Kanada," ungkap CSE, seperti dikutip dari The Defense Post pada Jumat (8/9).


Bantuan perlindungan siber Kanada mencakup pemberitahuan tentang ancaman dari siber musuh dan informasi tentang kerentanan jaringan untuk upaya pencegahan.

"Kanada hanya menggunakan operasi siber yang defensif, bukan yang aktif," tambahnya.

Mengutip pendapat seorang profesor hukum keamanan nasional di Universitas Carleton, Leah West, bantuan siber dari Kanada tidak akan membuat negara itu terlibat dalam perang.

"Ini tidak membuat Rusia memiliki alasan untuk melakukan pembalasan. Upaya tersebut memberikan CSE wewenang untuk membantu," jelasnya.

Kanada juga mengerahkan personel mereka di Latvia untuk membantu melindungi infrastruktur penting negara tersebut dan jaringan pemerintah dari ancaman dunia maya.

Bantuan tersebut melibatkan  para ahli keamanan siber dari Departemen Pertahanan Nasional, Angkatan Bersenjata Kanada, Pusat Siber, dan mitranya dari Latvia, CERT.LV. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya