Berita

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Duet Anies-Muhaimin Paling Pas Wujudkan Agenda Perubahan

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2023 | 22:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Duet Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebagai pasangan Capres-cawapres 2024 dinilai paling pas untuk mewujudkan agenda perubahan, Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

Menurut jurubicara Capres Anies Baswedan, Sulfikar Amir, pasangan Amin (Anies-Muhaimin) terbentuk merupakan hasil cairnya politik Tanah Air.

“Bertemunya Anies yang berlatar belakang akademisi dengan Muhaimin yang berlatar belakang aktivis merupakan aliansi strategis yang dibutuhkan untuk mewujudkan agenda perubahan, yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” kata Sulfikar Amir, di Jakarta, Kamis (7/9).


Menurutnya, ada tiga kekuatan dari aliansi strategis antara Anies dan Gus Imin. Pertama, pasangan Amin akan mengoperasikan fungsi sosiologis dalam membangun koneksi antara kelompok masyarakat urban dan sub-urban serta pedesaan, dalam mendorong perubahan yang lebih mengakar dan menyebar ke seluruh pelosok negeri.

Pasangan Amin juga mampu menghilangkan sekat-sekat, khususnya antara kelompok muslim modern dan muslim tradisional, yang selama ini sering dianggap berseberangan.

“Dengan komitmen terhadap keberagaman dan keadilan, pasangan Amin memiliki legitimasi untuk menghilangkan sekat antar kelompok agama dan etnik yang selama ini dijadikan instrumen polarisasi,” tegasnya.

Pasangan Amin membuka ruang-ruang dialog dalam mensinergikan gagasan dari berbagai pendekatan. Anies Baswedan yang memiliki pengalaman teknokratis akan membawa gagasan yang berbasis sains dan data.

Sementara Muhaimin Iskandar yang memiliki pengalaman sebagai politisi partai akan membawa gagasan berbasis narasi kerakyatan.

“Kedua pendekatan itu akan bersenyawa dan menghasilkan agenda perubahan yang bertujuan menghadirkan janji Proklamasi yang selama ini belum terpenuhi, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya