Berita

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres saat melakukan konferensi pers di Media Center KTT ASEAN di Jakarta Convention Center, Senayan, pada Kamis, 7 September 2023/RMOL

Dunia

PBB Dukung Penuh Keanggotaan Uni Afrika dalam G20

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2023 | 18:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Keanggotaan permanen yang didapatkan Uni Afrika di G20 mendapat dukungan kuat dari Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Antonio Guterres.

Menurut Guterres, sejauh ini Afrika memiliki masalah yang serius dalam hal keterwakilan di lembaga-lembaga internasional.

Hal tersebut dikarenakan saat lembaga internasional terbentuk, benua Afrika hanya memiliki sedikit negara yang merdeka, dengan sebagian besar dari mereka masih berada di bawah rezim kolonial.


“Jadi, Afrika adalah korban ganda dari kolonialisme, dari kolonialisme itu sendiri dan fakta bahwa ketika PBB dibentuk, sistem Bretton Woods (pemulihan ekonomi pasca perang) diciptakan, negara-negara Afrika tidak ada di sana,” jelas Guterres.

Untuk itu, Sekjen PBB tersebut mengaku senang dan mendukung penuh keanggotaan Uni Afrika di G20, dengan keketuaan yang saat ini dipegang oleh India.

“Tentunya saya sangat senang melihat Uni Afrika menjadi anggota G20,” ujarnya.

Saat ini, Sekjen PBB itu juga tengah mendorong kehadiran Uni Afrika sebagai anggota tetap Dewan Keamanan, serta menyerukan pentingnya reformasi sistem Bretton Woods agar Afrika memiliki partisipasi yang lebih kuat di lembaga-lembaga internasional.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya