Berita

Jurubicara Bacapres Anies Baswedan, Sudirman Said/RMOL

Politik

Bantah Hasil Survei, Kubu Anies Yakin Dukungan Nahdliyin Makin Moncer

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2023 | 17:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Survei Litbang Kompas menyebut pamor Bacapres Anies Baswedan di kalangan masyarakat Nahdliyin jauh di bawah Bacapres Ganjar Pranowo dan Bacapres Prabowo Subianto.

Menanggapi hal ini, Jurubicara Anies Baswedan, Sudirman Said mengatakan, pihaknya menjadikan survei sebagai cermin untuk menata diri seraya melakukan langkah-langkah lain untuk mengetahui kondisi lapangan.

"Di satu sisi kalau kita mendapatkan angka kurang baik, ya kita jadikan cermin," katanya di Markas Koalisi Perubahan, Jalan Brawijaya X Nomor 46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/9).


Namun menurut Sudirman, temuan survei tidak selalu memotret keadaan sebenarnya. Hasil survei justru kerap berbeda dengan kenyataan di akar rumput.

Dia bahkan meyakini, elektabilitas Anies makin moncer setelah menggaet Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai bakal Cawapres. Sebab Cak Imin dipandang memiliki modal sosial menambah elektoral pada ceruk pemilih NU (Nahdlatul Ulama).

"Kami yakin sekali, kami optimis bahwa gelora di lapangan, di akar rumput itu sangat memberikan support, apalagi setelah kemarin deklarasi ya," ungkap Sudirman Said.

Menurut survei Litbang Kompas, elektabilitas Ganjar di kalangan responden NU menjadi yang tertinggi, yakni 25,6 persen. Angka tersebut bersaing ketat dengan Prabowo yang mengantongi 25 persen suara pemilih NU. Sementara, tingkat keterpilihan Anies di kalangan NU masih jauh tertinggal, yakni 12,8 persen.

Adapun survei Litbang Kompas digelar pada 27 Juli-7 Agustus 2023. Survei melibatkan 1.364 responden di 38 provinsi di Indonesia. Dengan metode wawancara tatap muka, survei ini mencatatkan margin of error sebesar +/- 2,65 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya