Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

KPK Usut Dugaan Korupsi Cak Imin, Jerry Massie: Jangan Dimiringkan dengan Narasi Politisasi

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2023 | 13:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemanggilan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, dalam mengusut dugaan kasus korupsi pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tahun 2012, tak bisa dikaitkan dengan politik.

"Ini murni proses hukum. Jangan dimiringkan dengan membuat narasi politisasi," ujar Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/9).

Menurutnya, KPK yang mengusut dugaan tindak pidana rasuah patut dihargai dalam kinerjanya.  


"Saya dukung langkah KPK periksa Cak Imin yang terseret kasus TKI saat menjabat Menaker," sambungnya menegaskan.

Dia menilai, wacana yang berkembang soal politisasi hukum dalam pengusutan kasus dugaan korupsi Cak Imin tersebut, tidak berdasar.

"Kalau narasi hukum akan dijawab oleh hukum, dan politik mengurus domain dia sendiri," tambahnya.

Karena itu, Jerry memandang pengusutan kasus yang melibatkan Cak Imin tersebut harus terang benderang, dan terhindar dari isu politik.

Pasalnya, dia mendapati Cak Imin yang didaulat sebagai bakal calon wakil presiden (Bacawapres) oleh Partai Nasdem, untuk mendampingi Anies Baswedan yang didaulat menjadi bakal calon presiden (Bacapres), sudah dikaitkan dengan Pilpres 2024.

"Saya yakin KPK akan bertindak adil sesuai fakta baik kasus kardus durian dan TKI. Jangan kaitkan dengan pilpres," tandasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya