Berita

Freddie Mercury/Net

Hiburan

Koleksi Freddy Mercury Dilelang, Piano Bohemian Rhapsody Laku Rp 33 Miliar

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2023 | 11:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah barang milik musisi legendaris Freddie Mercury dilelang, termasuk piano yang digunakannya untuk menggubah Bohemian Rhapsody dan lagu-lagu hits Queen lainnya.

Ruang lelang Sotheby's menggemakan suara band We Will Rock You sebelum penawaran dimulai pada acara black-tie di London pada Rabu (6/9) waktu setempat.

Lebih dari 1.400 barang akan dijual selama lelang yang akan digelar selama seminggu, dengan fasad Sotheby dihiasi dengan kumis besar menyerupai milik Freddy Mercury untuk menandai acara tersebut.


"Sebanyak 59 barang yang terjual di hari pembukaan menghasilkan 12,2 juta poundsterling Inggris (setara 15,4 juta)," kata Sotheby's, seperti dikutip dari AFP, Kamis (7/9).

Mereka menambahkan bahwa masing-masing barang dijual dengan harga lebih dari dua kali lipat perkiraan harga. Rekornya adalah 2.000 penawar dari 61 negara ikut serta secara langsung, online dan melalui telepon.

Baby grand piano Yamaha milik Mercury, yang dibelinya setelah pencarian selama enam bulan untuk sebuah instrumen ideal atas gubahannya, dijual dengan harga 1,74 juta poundsterling (sekitar Rp 33 miliar), termasuk premi dan biaya pembeli, sedangkan naskah untuk lagu Bohemian Rhapsody terjual 1,38 juta poundsterling (setara 1,7 juta dolar AS).

Juru lelang Oliver Barker menyebut lirik yang ditulis sekitar 15 halaman dengan pensil dan bolpoin sebagai “ikon budaya modern”.

Naskah tersebut juga mengungkapkan bahwa Mercury, yang meninggal pada tahun 1991 karena pneumonia terkait AIDS, awalnya bermaksud memberi judul lagu tersebut "Mongolian Rhapsody".

Sotheby mengatakan, barang-barang lain yang dilelang pada Rabu termasuk gelang ular perak bergaya Victoria yang dikenakan Mercury dengan catsuit satin gading dalam video Bohemian Rhapsody yang memecahkan rekor harga tertinggi yang pernah dibayarkan di lelang untuk sebuah perhiasan milik seorang bintang rock.

Gelang itu dijual seharga 698.500 poundsterling (881.000 dolar AS) 100 kali lipat dari perkiraan harga rendahnya.

Freddy Mercury mengumpulkan koleksinya setelah band yang digawanginya, Queen, menghasilkan banyak lagu hits yang memungkinkan penyanyi tersebut mencapai impiannya untuk menjalani kehidupan glamor.

Teman dekat sekaligus mantan kekasihnya, Mary Austin, pewaris seluruh hartanya, telah menjual semuanya.

“Mary Austin telah hidup dengan koleksi tersebut dan merawat koleksi tersebut selama lebih dari tiga dekade,” kata Gabriel Heaton, spesialis buku dan manuskrip di Sotheby’s kepada kantor berita AFP.

"Mercury tidak tertarik untuk memiliki museum dalam hidupnya tetapi dia menyukai lelang, hingga menjadi pengunjung tetap di penjualan Sotheby," tambah Heaton.

"Austin yakin sang artis akan menyukai penjualan ini," katanya.

Sebagian dari hasil penjualan akan disumbangkan ke berbagai badan amal termasuk Mercury Phoenix Trust dan Elton John AIDS Foundation.

“Saya merindukan Freddie sampai hari ini. Dia adalah teman yang luar biasa, lebih penuh cinta dan kehidupan daripada siapa pun yang pernah saya temui, serta pemain brilian yang musiknya telah menginspirasi dan menggetarkan jutaan orang,” kata John dalam pesan yang dibacakan di awal penjualan.

“Dia baik hati, murah hati dan lucu, dan merupakan sebuah tragedi bahwa AIDS terlalu cepat merenggutnya dari dunia,” ujarnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya