Berita

Petugas membersihkan coretan-coretan di badan kereta yang dirusak pelaku/Net

Dunia

Polisi Taiwan Tangkap Tersangka Pelaku Vandalisme Kereta Api

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2023 | 10:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang Taiwan akhirnya menangkap seorang tersangka pelaku vandalisme kereta api di Bandara Internasional Taoyuan pada Rabu (6/9) waktu setempat.

Perburuan dimulai sejak terjadi aksi vandalisme berupa grafiti terhadap kereta Administrasi Kereta Api Taiwan (TRA) dan kereta Mass Rapid Transit (MRT) lokal di Taipei, Taichung, dan Kaohsiung, akhir Agustus lalu.

Tersangka yang ditangkap Rabu di Bandara Internasional Taoyuan adalah seorang bermarga Chiang yang baru kembali dari luar negeri. Dia ditahan oleh polisi tetapi kemudian dibebaskan dengan jaminan sebesar 10.000 dolar Taiwan (4,8 juta rupiah) dan dilarang bepergian ke luar negeri .


Dalam penyelidikannya, polisi mengamati 200 rekaman kamera pengintai. Mereka menemukan tersangka telah berganti pakaian sebanyak empat kali dan menggunakan lebih dari satu taksi untuk mencapai dan meninggalkan lokasi kejadian di Shulin, New Taipei City.

Sasaran pria berusia 22 tahun yang memiliki catatan pernah melakukan vandalisme ini adalah kereta EMU 3000 baru yang dioperasikan oleh TRA. Insiden tersebut terjadi sekitar jam 4 pagi pada tanggal 13 Agustus dan merupakan serangan grafiti pertama di kereta TRA.

Setelah polisi mengetahui bahwa tersangka telah kabur ke luar negeri, mereka mencari informasi tentang kepulangannya ke Taiwan. Petugas sedang menunggu Chiang di bandara pada Rabu pagi untuk menahannya.

Ketika ditangkap tersangka membantah tuduhan tersebut, dan mengatakan bahwa insiden grafiti tersebut adalah ulah sebuah situs web yang bekerja sama dengan warga negara asing, meskipun ia mengakui bahwa ia telah memperhatikan kerja mereka.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya