Berita

Perdana Menteri China, Li Qiang dalam rapat pleno ASEAN-China Summit di ruang Cenderawasih, Jakarta Convention Center (JCC) pada Rabu, 6 September 2023/Youtube

Dunia

PM China: Xi Jinping akan Tepati Janji untuk Beli Produk Pertanian ASEAN Hingga Rp 2000 Triliun

RABU, 06 SEPTEMBER 2023 | 11:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam rapat pleno ASEAN-China Summit 2023, Perdana Menteri Li Qiang menyoroti janji yang pernah dilontarkan Presiden Xi Jinping dengan negara-negara ASEAN.

Di hadapan para pemimpin ASEAN, PM Li bicara terkait janji Presiden China pada 2021 yang akan membeli produk pertanian dari negara ASEAN dalam jumlah besar.

"Presiden Xi Jinping berjanji bahwa Tiongkok akan membeli produk pertanian senilai hingga 150 miliar dolar (Rp 2.294 triliun) dari ASEAN dalam lima tahun ke depan," ungkap Li, yang berbicara di ruang JCC Senayan, pada Rabu (6/9).


PM Li juga menyampaikan bahwa janji tersebut tengah dipenuhi oleh Presiden Xi, yang sejauh ini telah mengimpor produk agrikultur senilai 55 miliar dolar (Rp 841 triliun), lebih cepat dari yang diperkirakan.

Menurutnya, hal tersebut dicapai berkat kepercayaan yang diterapkan antara kedua belah pihak untuk menciptakan kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan.

"Kerja sama China dan ASEAN telah berkembang pesat. Alasan utamanya adalah kami berdua memiliki pemahaman yang mendalam tentang kesulitan, terus berupaya mencapai perdamaian, dan memiliki aspirasi kuat untuk pembangunan dengan mengambil tindakan nyata," tegas Li.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama ASEAN dan negaranya terus berada di jalur yang benar, seluruh rintangan akan dapat dihadapi, dan kerja sama akan tetap kokoh antara kedua belah pihak.

Sejak 10 tahun terakhir ini, ASEAN dan China disebut telah berusaha maju bersama-sama dan berkontribusi terhadap keberhasilan masing-masing, dengan menunjukkan sikap yang baik antara masing negara.

"Dalam satu abad ini, kita telah memulai jalan yang benar dengan menunjukkan sikap bertetangga yang baik dan kemajuan serta kesejahteraan bersama," pungkas Li.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya