Berita

Jaringan Perempuan Bangkit (JPB) mendeklarasikan dukungan kepada Yenny Wahid untuk maju di Pilpres 2024/Ist

Politik

Representasi NU, Yenny Wahid Dianggap Cocok jadi Wapres 2024

SELASA, 05 SEPTEMBER 2023 | 23:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dukungan kepada Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid untuk maju di Pilpres 2024 disuarakan Jaringan Perempuan Bangkit (JPB) Jakarta Barat.

Kelompok masyarakat yang tinggal di tengah pemukiman padat dekat kawasan industri Jakarta Barat ini berujar, dukungan tersebut diberikan karena Yenny Wahid dianggap satu-satunya tokoh perempuan yang layak ikut Pilpres 2024.

"Yenny tidak hanya lahir dari basis NU, tapi juga memiliki kapasitas dan jaringan global yang kuat dan kriteria ini sangat dibutuhkan pimpinan Indonesia ke depan," kata Ketua JPB Jakarta Barat, Yanti Chandra saat deklarasi dukungan di Jakarta, Selasa (5/9).


Putri Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini dianggap cocok menjadi wakil presiden karena representasi tokoh muda perempuan NU.

Direktur Wahid Foundation in juga dianggap akan diterima semua lapisan masyarakat untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan sang ayahnya, tentang kebhinnekaan Indonesia.

"Kami mendukung Yenny sebagai representasi politik para pengikut Gus Dur untuk dicalonkan sebagai Wapres di Pemilu 2024," tutupnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya