Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

UEA Investasikan Rp 68 Triliun untuk Energi Bersih Afrika

SELASA, 05 SEPTEMBER 2023 | 16:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan investasi energi ramah lingkungan sebesar 4,5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 68,7 triliun di Afrika.

Komitmen ini disampaikan oleh Menteri Industri dan Teknologi Maju UEA, Sultan al-Jaber selama pertemuan puncak iklim yang diselenggarakan di Kenya pada Selasa (5/9).

"Kami akan mengerahkan dana sebesar 4,5 miliar dolar AS untuk memulai proyek-proyek energi bersih yang menguntungkan di benua yang sangat penting ini," ujar Al Jaber, seperti dimuat Al Arabiya.


Para kepala negara, serta pemimpin pemerintahan dan industri, termasuk di antara ribuan peserta pertemuan Nairobi, di mana Afrika mempromosikan potensinya sebagai pembangkit tenaga energi ramah lingkungan.

KTT Iklim Afrika akan disusul dengan KTT COP28 pada akhir tahun ini di Dubai, yang diperkirakan akan menampilkan agenda-agenda seputar energi dunia masa depan.

“Jika Afrika kalah, kita semua rugi,” tegas Al Jaber.

Dia mengatakan investasi tersebut bertujuan untuk mengembangkan 15 GW (gigawatt) listrik ramah lingkungan pada tahun 2030 dan mengkatalisasi setidaknya tambahan 12,5 miliar dolar AS dari sumber-sumber multilateral, publik, dan swasta.

Badan Energi Terbarukan Internasional mencatat, kapasitas pembangkit listrik terbarukan di benua ini adalah 56 gigawatt pada tahun 2022.

Negara-negara di Afrika terkendala oleh meningkatnya biaya utang dan kurangnya pendanaan, dan meskipun sumber daya alam berlimpah, hanya tiga persen investasi energi di seluruh dunia yang dilakukan di benua ini.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya