Berita

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba/Net

Dunia

Tanggapi Saran Erdogan, Kuleba: Ukraina Tidak akan Melunak dalam Kesepakatan Gandum

SELASA, 05 SEPTEMBER 2023 | 12:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina tidak berencana mengubah posisi mereka mengenai kesepakatan gandum.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba menegaskan hal itu dalam siaran televisi, Selasa (5/9), mengomentari saran dari Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan saat melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi baru-baru ini.

Ia mengungkapkan, Ukraina berharap menerima rincian pembicaraan hasil pertemuan tersebut tetapi menekankan bahwa Kyiv akan mempertahankan posisinya termasuk sanksi terhadap Rusia.


"Kita tidak boleh terus menjadi sandera pemerasan Rusia, di mana Rusia menciptakan masalah dan kemudian mengajak semua orang untuk menyelesaikannya,” kata Kuleba, seperti dikutip dari TASS.

Berbicara pada konferensi pers bersama dengan Vladimir Putin pada Senin, Erdogan mengatakan bahwa Ukraina “tentu saja harus melunakkan pendekatannya untuk mengambil langkah bersama dengan Rusia.”

Implementasi kesepakatan gandum, yang mencakup ekspor gandum Ukraina dari pelabuhan Laut Hitam dan normalisasi ekspor produk pertanian dan pupuk Rusia ke pasar global, berakhir pada 17 Juli karena tuntutan Rusia tidak dilaksanakan.

Berbicara pada konferensi pers setelah pembicaraan dengan Erdogan, Putin mengatakan bahwa Moskow siap untuk kembali ke kesepakatan gandum dalam beberapa hari sejak janji yang diberikan sebelumnya dipenuhi.

Erdo?an juga menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan gandum harus dilanjutkan “dengan mengatasi kekurangannya”.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya