Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (dua dari kiri) dalam acara High-Level Dialogue on Sustainable Transport in ASEAN di Jakarta, Senin (4/9)/Ist

Politik

Di KTT ASEAN, Menko Airlangga Pamer MRT hingga LRT Jabodebek

SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 | 18:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Komitmen Indonesia mewujudkan transportasi berkelanjutan jadi pembahasan utama dalam acara High-Level Dialogue on Sustainable Transport in ASEAN di Jakarta, Senin (4/9).

Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengurai, pemerintah  Indonesia sudah membangun lebih dari 2.000 km jalan tol penghubung pusat-pusat komersial, industri, dan perumahan utama. Proyek ini telah menciptakan rantai nilai perdagangan yang lebih kuat.

Pengembangan infrastruktur bahkan sudah masuk sebagai salah satu prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, dengan pembentukan Proyek Strategis Nasional (PSN).


Dalam program PSN, Indonesia mengembangkan proyek transportasi perkotaan seperti MRT yang telah selesai pada tahun 2019 dan proyek LRT Jabodebek yang baru saja selesai.

Pemerintah juga telah memprioritaskan pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV) dengan target 13 juta sepeda motor listrik dan 2 juta mobil listrik pada tahun 2030.

Hal ini sejalan dengan kesepakatan negara-negara ASEAN untuk membangun ekosistem kendaraan listrik dan menjadi bagian penting dari rantai pasokan dunia.

Pengembangan infrastruktur yang signifikan ini, kata Airlangga, akan terus dilanjutkan sebagaimana RPJPN 2025-2045 guna mewujudkan visi strategis 100 tahun Indonesia.

Sebagai bagian dari ekspansi pengembangan infrastruktur di bidang ekonomi hijau, Indonesia juga berkomitmen mencapai nett zero emission 2060.

"Kami telah menetapkan target untuk tahun 2050, di mana 309 dari 1.000 metrik ton energi yang dihasilkan akan diproduksi melalui energi terbarukan, seperti bioenergi, hidro, geotermal, dan surya,” jelas Airlangga.

Sebagai bagian dari komitmen ASEAN, Indonesia juga berusaha membangun konektivitas regional dengan melibatkan diri pada inisiatif seperti Indonesia-Malaysia Thailand Golden Triangle (IMT-GT) yang memiliki 36 proyek konektivitas senilai lebih dari 57 miliar dolar AS.
 
Pada kesempatan tersebut, turut hadir Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi; Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Transportasi Republik Demokratik Rakyat Laos, Plt. Menteri Transportasi Singapura, dan Menteri Transportasi dan Penerbangan Sipil Papua Nugini.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya