Berita

Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo/Net

Publika

Dialog Imajiner SBY-Jokowi

SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 | 14:15 WIB | OLEH: EMPIE ISMAIL MASSARDI

SBY tergopoh-gopoh sambut hp dari ajudannya.

Terdengar suara dari seberang, "Pak SBY.. kan sudah saya bilang.. Ojo kesusu.. Ojo grasah grusuh.. Jangan percaya pada orang itu.  Jangan berikan dukungan. Cermati dulu karakternya. Karena orang itu akan melakukan apapun demi memenuhi ambisinya. Bahkan orang tua dan Tuhan pun bisa dijadikan jaminan atas sumpahnya. Tapi bapak malah salah paham... menyangka saya ingin halangi AHY maju."

"Iya pak... saya salah...!" jawab SBY lirih.


Suara di seberang kembali terdengar, "Sekarang saran saya begini, Pak SBY dukung dan menangkan saja Prabowo jadi Presiden seperti yang saya lakukan. Karena, hanya Prabowo satu satunya harapan saya dan bangsa ini ke depan menggantikan saya sebagai Presiden ke-8.

Kemudian... karena AHY belum pernah berada di pemerintahan maka, biarkan AHY belajar bagaimana jadi pemimpin yang baik dan cara mengelola pemerintahan kepada Pak Prabowo.

Karena, mengelola pemerintahan sekarang tidak sama seperti saat bapak jadi presiden. Segala sesuatunya kini serba cepat dan harus berani ambil keputusan. Berani melawan hegemoni Barat demi kepentingan rakyat kita.

Situasinya sudah berbeda jauh. Geopolitik memanas. Tidak bisa santai. Lengah sedikit kita ketinggalan dan menjadi negara dalam 'middle income trap'. Tidak akan bisa jadi negara maju dan bahkan bisa jadi negara gagal bila tidak bisa memanfaatkan bonus demografi kita pada 2030 - 2040 mendatang.

Jadi kita harus hati-hati.... Harus hati- hati!”

"Terima kasih Pak Presiden Jokowi! Saya mohon maaf selama ini telah salah memahami maksud baik dan tulus Bapak kepada kami.. terutama pada putra kami AHY...," ujar SBY penuh sesal.

Akhirnya, Pak Jokowi pun mengakhiri percakapannya dengan SBY. Dan SBY kemudian masuk ke ruang bacanya. Merenung menyesali langkah yang telah ditempuhnya dan telah menyalahpahami maksud baik Jokowi.

Penulis adalah pengamat spiritual

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya