Berita

Presiden Nigeria Bola Tinubu/Net

Dunia

Hadiri KTT di India, Nigeria Upayakan Jadi Anggota G20

SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 | 13:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Nigeria sedang mempertimbangkan untuk pengajuan permohonan menjadi anggota G20 setelah menyelesaikan konsultasi mengenai risiko dan manfaat.

Jurubicara kepresidenan Ajuri Ngelale mengatakan Presiden Bola Tinubu akan berangkat pada Senin (4/9) untuk menghadiri KTT G20 di New Delhi, India atas undangan Perdana Menteri Narendra Modi.

“Meskipun keanggotaan Nigeria dalam G-20 merupakan hal yang diinginkan, pemerintah telah memulai konsultasi luas dengan tujuan untuk memastikan manfaat dan risiko keanggotaan,” kata Ngelale dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters.


Saat ini Afrika Selatan adalah satu-satunya anggota Afrika dalam kelompok G20.

"Kehadiran Tinubu sebagian untuk mencapai tujuan keanggotaan Nigeria," lanjut Ngelale.

Ngelale mengatakan Tinubu akan menghadiri KTT G20 untuk mencoba mempromosikan investasi asing di Nigeria dan memobilisasi modal global untuk mengembangkan infrastruktur.

Pemerintahan baru Nigeria ingin mendorong investasi dibandingkan bergantung pada pinjaman untuk menciptakan lapangan kerja dalam upaya untuk menghidupkan kembali perekonomian yang berjuang dengan utang yang sangat besar, mata uang yang lemah, inflasi dua digit, dan pasokan listrik yang terbatas.

Tinubu telah memulai reformasi paling berani dalam beberapa dekade, dan hal ini disambut baik oleh para investor. Namun, hal ini menambah kesulitan bagi warga Nigeria yang sudah menghadapi krisis biaya hidup.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya