Berita

Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni/RMOL

Politik

Bukan Hanya Surya Paloh, Anies Juga Larang Sahroni Laporkan SBY ke Bareskrim

SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 | 13:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan, ikut berperan saat melarang Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni melaporkan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Bareskrim Polri.

Laporan itu terkait ucapan SBY yang menyebutkan bahwa Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan deklarasi sebagai capres-cawapres pada awal September. Menurut Nasdem, perjanjian itu tidak ada, dan SBY telah menyebarkan berita bohong alias hoaks.

Sahroni mengaku pesan Anies diterima setelah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menghubunginya.


"Kebetulan, tadi Pak Anies juga me-WhatsApp saya untuk meminta juga yang sama (membatalkan laporan)," kata Sahroni di Lobi Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (4/9).

Adapun, alasan Anies menghubungi Sahroni karena tahapan pemilihan umum (Pemilu) tengah berjalan dan situasi politik di Tanah Air harus kondusif.

Artinya, Anies juga ingin fokus untuk menghadapi Pemilu 2024.

"Pak Anies ingin fokus ke depan ini dalam rangkaian pemenangan dalam strategi pemenangan capres 2024," kata Sahroni.

Diketahui bersama, hubungan antara Demokrat dan Nasdem yang berada dalam Koalisi Perubahan memanas. Hal ini, setelah Nasdem memilih Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai cawapres Anies Baswedan.

Padahal, Demokrat secara terang-terangan mendukung AHY sebagai bakal calon wakil presiden Anies.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya