Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto bersama Deputy Chairman ASEAN-BAC Malaysia, Tan Sri Tony Fernandes/Ist

Politik

Bertemu ASEAN BAC Malaysia, Menko Airlangga Tekankan Konektivitas Antar-Negara

SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 | 11:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertemuan bilateral dilakukan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dengan anggota dewan ASEAN Business Advisory Council (BAC) Malaysia di sela ASEAN Business and Investment Summit 2023, Minggu (3/9).

Dalam pertemuan di Jakarta itu, delegasi Malaysia dipimpin oleh Deputy Chairman ASEAN-BAC Malaysia, Tan Sri Tony Fernandes didampingi anggota dewan Lim Chern Yuan; Direktur Eksekutif ASEAN-BAC Malaysia, Jukhee Hong, serta perwakilan beberapa perusahaan besar Malaysia.

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan tersebut, antara lain tentang perdagangan dan sistem pembayaran lintas batas, serta perkembangan kendaraan listrik (EV).


“Kawasan ASEAN memiliki sumber daya energi alami yang besar sehingga dapat mendorong permintaan global. Ini merupakan keuntungan besar bagi ASEAN," kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/9).

Ke depan, negara-negara ASEAN memiliki pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, yakni mengembangkan industri hilir sebagai titik kunci dalam rantai pasok global.

Perekonomian digital di ASEAN diproyeksikan meningkat hingga mencapai sekitar 330 miliar dolar AS pada tahun 2025. Apalagi didukung implementasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) di tahun 2025 ketika Keketuaan ASEAN akan dipegang oleh Malaysia.

ASEAN juga perlu mengambil keputusan strategis yang berdampak. Bidang-bidang strategis yang pernah dibahas dalam Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN sebelumnya, antara lain mendorong pertumbuhan lanskap kendaraan listrik ASEAN.

Selanjutnya adalah bagaimana memperkuat hubungan perdagangan dan investasi regional, mendorong tindakan pembangunan berkelanjutan yang kolaboratif yaitu misalnya dengan meluncurkan proyek energi ramah lingkungan seperti pembangkit listrik tenaga surya, dan menghubungkan ASEAN melalui alat strategis dan sistem pembayaran QR Regional.

“Nantinya, masyarakat Indonesia yang bepergian ke Malaysia, Thailand, Singapura, maupun negara-negara ASEAN lainnya akan bisa melakukan pembayaran dengan QR. Kalau di Indonesia sendiri telah dipergunakan QRIS secara luas di banyak merchant," sambung Airlangga.

Menko Airlangga mengungkapkan bahwa fokus utama ASEAN-BAC adalah memfasilitasi perdagangan, investasi, dan menarik FDI.

Di lain pihak, Tan Sri Tony Fernandes mengaku sangat kagum dengan kebijakan perekonomian yang diterapkan di Indonesia.

“Kami harus memuji pemerintah Indonesia, di mana hal ini membuka mata kita semua bahwa Indonesia sangat progresif (dari sisi ekonomi), juga sangat terbuka serta transparan (dari sisi pemerintahan),” jelas Tony.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya