Berita

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Eny Retno Yaqut/Ist

Nusantara

Para Istri Pejabat Kemenag Diperingatkan Tak Arogan dengan Jabatan Suaminya

SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 | 10:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Eny Retno Yaqut meminta jajaran DWP Kemenag untuk menciptakan lingkungan kerja dan komunikasi yang nyaman dengan tidak bersikap arogan dan terlalu membanggakan jabatan.

"Ibu-ibu, suasana yang nyaman itu tidak akan pernah tercapai kalau kita ke mana-mana selalu arogan, bawa-bawa jabatan suami kita. Lebih baik orang lain menghormati kita karena pribadi kita yang baik daripada embel-embel jabatan suami," kata Eny dikutip dari laman Kemenag, Senin (4/9).

Pesan ini disampaikan Eny saat memberikan pembinaan kepada DWP Kanwil Kemenag Sulawesi Utara (Sultra) dan IAIN Kendari di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Kota Kendari.


"Jadi kalau ada yang sombong, bawa-bawa jabatan suaminya ke mana-mana, ingin selalu dibukakan pintu mobilnya, aduh, jangan happy bu kalau orang nurut sama ibu, itu adalah level paling rendah dari kepemimpinan," sambung Eny Yaqut.

Menurut Eny, iklim organisasi yang nyaman dapat tercipta dengan kebiasaan berkomunikasi yang baik, yaitu ketika semua orang saling menghormati dengan pribadi yang baik.

"Jauh lebih menyenangkan orang menghormati kita karena pribadi kita yang baik, hasil kerja kita yang baik, sering bagi-bagi ilmu, dan memberikan kesempatan bagi orang lain untuk sama-sama bertumbuh, daripada karena jabatan yang suami kita miliki," demikian Eny.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya