Berita

Aksi unjuk rasa warga Niger menolak kehadiran Prancis/Net

Dunia

Dukung Junta, Ribuan Warga Niger Tuntut Prancis Tarik Pasukan: Tinggalkan Negara Kami!

MINGGU, 03 SEPTEMBER 2023 | 12:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ribuan orang melakukan aksi unjuk rasa di ibukota Niger, Niamey, untuk menuntut Prancis menarik pasukannya seperti yang diminta oleh junta sejak melakukan kudeta pada Juni.

Unjuk rasa dilakukan di dekat pengkalan yang menampung tentara Prancis pada Sabtu (2/9). Mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Tentara Prancis meninggalkan negara kami".

Rezim militer Niger melancarkan serangan verbal baru ke Prancis pada Jumat (1/9), menuduh Paris melakukan campur tangan terang-terangan dengan mendukung presiden terguling negara itu, ketika para pengunjuk rasa mengadakan demonstrasi serupa.


Penguasa militer juga mengumumkan pengusiran segera untuk Duta Besar Prancis Sylvain Itte dan mengatakan mereka mencabut kekebalan diplomatiknya. Mereka menilai kehadirannya merupakan ancaman terhadap ketertiban umum.

Namun Presiden Prancis Emmanuel Macron pada awal pekan lalu memuji pekerjaan Itte di Niger dan mengatakan dia tetap di negara itu meskipun diberi tenggat waktu 48 jam untuk meninggalkan Niger pada hari Jumat lalu.

Niger dilanda kekacauan pada tanggal 26 Juli ketika Jenderal Abdourahamane Tchiani, mantan komandan pengawal presiden, memimpin intervensi militer yang menggulingkan Presiden Mohamed Bazoum.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya