Berita

Pemimpin kudeta Gabon, Jenderal Brice Oligui Nguema/Net

Dunia

Gabon Buka Kembali Perbatasan Setelah Kudeta Militer

MINGGU, 03 SEPTEMBER 2023 | 09:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tiga hari setelah kudeta, perbatasan negara Gabon akhirnya kembali dibuka oleh militer pada Sabtu (2/8).

Kabar itu diungkap oleh jurubicara junta melalui siaran televisi Gabon. Dia mengatakan pihaknya telah setuju membuka kembali seluruh perbatasan.

"Kami memutuskan membuka kembali perbatasan darat, laut dan udara mulai Sabtu ini (2/8)," kata jubir, seperti dimuat AFP.


Perbatasan Gabon dilaporkan sempat tertutup selama tiga hari sejak militer mengumumkan kudeta mereka pada Rabu (30/8).

Kudeta itu dipimpin oleh Kepala Pasukan Elit Garda Republik Gabon, Jenderal Brice Oligui Nguema. Dia bersama pasukannya menggulingkan Presiden Ali Bongo Ondimba, keturunan dari sebuah keluarga yang telah memerintah selama 55 tahun.

Penggulingan Bongo terjadi hanya beberapa saat setelah Bongo dinyatakan menang dalam pemilihan Presiden akhir pekan lalu.  

Junta mengklaim telah membubarkan lembaga-lembaga negara dan membatalkan hasil pemilu serta menutup perbatasan.

Jenderal Oligui rencananya juga akan dilantik sebagai presiden transisi pada Senin (4/9) mendatang.

Dalam tiga tahun terakhir, lima negara Afrika yakni Mali, Guinea, Sudan, Burkina Faso, Niger serta Gabon mengalami kudeta.

Junta di negara-negara tersebut menolak untuk mengembalikan pemerintahan ke tangan sipil dalam waktu dekat. Mereka diduga melakukan serangkaian sabotase untuk memperpanjang kekuasaan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya