Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Soal Perubahan Nama KKIR Jadi KIM, Sufmi Dasco: Kami Tidak Akan Pernah Melanggar Perjanjian

SABTU, 02 SEPTEMBER 2023 | 00:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perubahan nama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi Koalisi Indonesia Maju (KIM) telah disepakati oleh semua parpol pengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden pada Pilpres 2024. Termasuk oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, perubahan nama itu diumumkan Ketum Gerindra Prabowo Subianto saat menghadiri perayaan HUT ke-25 PAN beberapa waktu lalu. Perubahan dilakukan karena ada tambahan dukungan dari PAN dan Golkar.

"Penamaan Koalisi Indonesia Maju terjadi spontan pada perayaan HUT PAN, Selasa 29 Agustus 2023 di Hotel Sultan, karena Pak Prabowo melihat ada penambahan dua partai dalam koalisi yaitu PAN dan Golkar, serta PBB sehingga diberi nama Koalisi Indonesia Maju," ucap Dasco saat jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/9).


Wakil Ketua DPR RI itu menyatakan, Prabowo justru meminta persetujuan nama Koalisi Indonesia Maju langsung di hadapan Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, serta Ketum PKB Muhaimin Iskandar yang datang agak terlambat pada acara HUT ke-25 PAN.

Dalam kesempatan itu, disebutkan Dasco, Cak Imin mengaku tidak keberatan dengan penamaan Koalisi Indonesia Maju.

"Saat itu Pak Muhaimin tidak menyatakan keberatannya atas pemberian nama Koalisi Indonesia Maju oleh Pak Prabowo yang mengacu bahwa semua partai koalisi adalah bagian dari kabinet indonesia maju yang sama-sama bertujuan melanjutkan program pak Jokowi. Sehingga pemilihan nama itu langsung diumumkan saat kata sambutan dari Pak Prabowo," papar Dasco.

Ia menambahkan, perubahan nama KKIR menjadi KIM sebetulnya tidak berarti membubarkan kerja sama yang telah disepakati lebih dahulu antara Gerindra dan PKB. Serta tidak menghilangkan hak PKB, untuk menentukan cawapres.

"Karena sejatinya perubahan nama itu bertujuan menyolidkan empat partai yang berkoalisi. Bahkan dalam pidatonya, Pak Prabowo menyampaikan soal cawapres akan dibicarakan bersama dengan cara musyawarah mufakat, serta secara khusus akan dibicarakan bersama Pak Muhaimin," jelas Dasco.

Lebih lanjut, Dasco menegaskan bahwa selama ini pihaknya tidak pernah menanggapi pernyataan elite maupun Ketua Umum PKB yang merasa tak pernah diberitahu tentang nama koalisi yang baru, atau menganggap KKIR dibubarkan.

“Karena ada nama koalisi yang baru, semata untuk menjaga soliditas koalisi. Namun secara tegas kami menyatakan bahwa Gerindra tidak pernah akan melanggar perjanjian yang telah tertulis antara Gerindra dan PKB. Serta kami tidak akan pernah mengkhianati dan meninggalkan kawan seperjuangan,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya