Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Gerindra Baru Tahu PKB dan Nasdem Diam-diam Jalin Komunikasi

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2023 | 23:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komunikasi politik yang dibangun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasdem ternyata tidak diketahui Partai Gerindra sebagai rekan koalisi.

Terlebih, komunikasi tersebut belakangan mengerucut kepada duet Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Demikian diungkapkan Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad saat jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/9).


“Memang komunikasi-komunikasi tentang rencana ini kami tidak pernah diberi tahu,” ungkap Dasco.

Tak hanya itu, Dasco juga menyebut, pihaknya tak pernah diberi tahu mengenai komunikasi diam-diam antara Cak Imin dengan Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh di Nasdem tower pada Selasa malam (29/8).

"Kami tidak menerima informasi apa pun mengenai rencana atau langkah-langkah yang diambil oleh PKB berkaitan dengan tawaran partai Nasdem," kata Dasco.

Sebagai rekan koalisi pengusung bakal capres Prabowo Subianto, PKB baru mendapat informasi setelah Cak Imin menerima tawaran Nasdem untuk kerja sama politik.

"Tadi, saya dikontak oleh utusan Pak Muhaimin yang menyatakan bahwa mereka sudah menerima tawaran koalisi atau kerja sama politik dengan Partai Nasdem," ucapnya.

Kendati begitu, Wakil Ketua DPR RI fraksi Gerindra ini menilai pilihan politik PKB merupakan bagian dari dinamika menjelang Pilpres 2024. Gerindra menghormati keputusan PKB untuk berlabuh ke Nasdem.

"Dalam politik, dinamika adalah hal biasa. Kami hormati apa yang sudah diambil teman-teman PKB tanpa merasa beban apa pun. Kita sudah ucapkan selamat berjuang, semoga sama-sama sukses di Pemilu 2024. Demikian," pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya