Berita

Tim TASA Taiwan tiba di Guyana Prancis untuk peluncuran Triton/Net

Tekno

Taiwan Tetapkan Tanggal Peluncuran Triton, Satelit Cuaca Buatan Lokal Pertama

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2023 | 21:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah melewati masa penelitian selama satu dekade, Taiwan akhirnya menetapkan 5 Oktober 2203 sebagai tanggal peluncuran Triton, satelit cuaca pertama buatan dalam negeri.

Satelit yang sebelumnya dikenal sebagai “Wind Hunter” ini dikembangkan oleh Badan Antariksa Taiwan (TASA) di Kota Hsinchu. Tanggal 14 Juli lalu, pesawat tersebut meninggalkan Taiwan menuju Guyana Prancis, tempat peluncuran akan dilakukan.

Laporan Taiwan News pada Jumat (1/9), menyebutkan bahwa sekitar 82 persen satelit dan peralatan terkaitnya dibuat di Taiwan, dengan lebih dari 20 lembaga penelitian dan perusahaan berpartisipasi dalam proyek ini.


Dalam tahap persiapan terakhir, uji kebocoran bahan bakar telah diselesaikan, menurut laporan tersebut.

Setelah mengudara, Triton akan mengumpulkan data penting untuk observasi cuaca dan berkontribusi pada analisis iklim global. Sebuah tim dari TASA tiba di Guyana Prancis untuk mempersiapkan peluncuran dan dampaknya.

Program ini berasal dari satelit Formosat, namun pada tahun 2017, Amerika Serikat menyatakan tidak akan lagi bekerja sama dengan Taiwan dalam proyek tersebut.

Mengingat pengerjaan satelit Formosat-7R telah dimulai dan suku cadang juga telah diperoleh, proyek tersebut akhirnya berganti nama menjadi Triton.

Pada 2019, Taiwan mengumumkan rencana untuk menginvestasikan 25,1 miliar dolar Taiwan (sekitar 12 triliun rupiah) selama satu dekade untuk mengembangkan teknologi luar angkasa nasional, salah satunya proyek satelit Triton.

Namun, pengiriman suku cadang sempat tertunda hingga 2022 saat muncul pandemi Covid-19.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya