Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kasus Covid Muncul Lagi, Mandat Masker Kembali Diluncurkan di Beberapa Negara Bagian AS

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2023 | 09:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah tempat di Negara Bagian Amerika Serikat kembali menerapkan mandat masker setelah muncul varian baru Covid-19.

Varian virus corona baru kini muncul dengan lonjakan kasus di beberapa wilayah Amerika Serikat, termasuk EG.5 dan BA.2.86.

Perusahaan-perusahaan besar seperti Pfizer dan Moderna dijadwalkan merilis vaksin baru pada pertengahan September untuk melawan subvarian omikron XBB.1.5, sambil menunggu persetujuan dari Pusat Pengendalian Penyakit. dan Pencegahan (CDC) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA)


Seorang juru bicara CDC mengatakan kepada Newsweek pada Kamis (31/8), bahwa pusat menyarankan tindakan dari individu dan komunitas seputar Covid-19.

“CDC terus merekomendasikan agar semua orang selalu mendapatkan vaksin Covid-19 terkini dan mengambil tindakan terhadap diri mereka sendiri dan orang lain,” kata juru bicara tersebut.

“Siapa pun disarankan boleh untuk memakai masker kapan saja," katanya.

Salah satu yang sudah menerapkan langkah pencegahan adalah Morris Brown College, sebuah perguruan tinggi kulit hitam kecil yang berbasis di Atlanta. Mereka meminta siswanya untuk tetap memakai masker selama dua minggu karena meningkatnya kasus terkait Covid.

Namun demikian, banyak pihak yang saat ini meremehkan bahkan menyatakan penolakan seandainya mandat masker dikembalikan.

Gerakan 'kami tidak akan patuh' secara perlahan mulai terbentuk di media sosial, didorong oleh fokus baru mantan Presiden Donald Trump pada isu mandat penggunaan masker dan lockdown terkait Covid yang dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2024.

Trump, dalam sebuah video yang diposting pada Rabu (30/8) di X, berjanji untuk menolak segala bentuk “ketakutan” terhadap varian virus corona baru.

Mantan Gubernur Alaska, Sarah Palin, bahkan merilis video X yang menunjukkan dirinya membakar beberapa masker di luar ruangan sebagai bentuk ketidaksetujuannya pada mandat masker.

"Jangan patuh. Tetap tersenyum saat Anda menolak dengan sopan mandat masker," tulisnya di keterangan video.

Seorang pengguna X memposting bahwa dia akan mengabaikan mandat yang ditetapkan oleh Trump, Presiden Joe Biden, atau siapa pun.

"Saya tidak akan menutupinya lagi," tulis pengguna tersebut.

"Saya tidak peduli apa yang Trump atau Fauci atau Biden atau lembaga pemerintah lainnya coba dorong lagi. Saya tidak akan menghadapi ketakutan yang ditimbulkan oleh penggunaan masker pada saya lagi," tulisnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya