Berita

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar/Net

Politik

PAN: PKB Sudah Sepantasnya Pamitan dengan Koalisi Indonesia Maju

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2023 | 07:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk memberikan posisi resmi mereka kepada Koalisi Indonesia Maju (KIM). Khususnya tentang pilihan politik untuk bergabung dengan Partai Nasdem dalam Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP).

Ketua DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, menghormati keputusan PKB dan menganggap penting agar keputusan ini diumumkan secara transparan. Menurutnya, PKB perlu secara resmi memberitahu partai-partai dalam KIM tentang keputusannya bergabung dengan KPP.

“Jika benar PKB akan bergabung dengan KPP, sebaiknya disampaikan saja secara terbuka. PKB sudah sepantasnya pamitan dengan semua partai KIM. Sikap itu, tentu akan sangat patriotik dan ksatria,” katanya kepada wartawan, Jumat (1/10).


Di sisi lain, Saleh menangkap sinyal adanya ketidaknyamanan dari PKB sejak Golkar dan PAN mendukung Prabowo. Sinyal itu terlihat dari wacana dan pernyataan publik dari para pengurus PKB.

Ia menduga PKB khawatir akan adanya kompetitor lain dalam penentuan cawapres Prabowo. PKB ingin ada garansi bahwa Muhaimin Iskandar (Cak Imin) adalah tokoh yang akan dijadikan pendamping Prabowo, sehingga tidak keluar dari koalisi.

"Ini adalah bagian dari manuver PKB untuk mencari tempat bagi Cak Imin sebagai cawapres. Dalam banyak kesempatan, hal itu disampaikan para pengurus PKB secara terbuka,” kata Saleh.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Mantan Kasipenkum Kejati Jakarta Jabat Kajari Aceh Singkil

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:40

Walkot Semarang Dorong Sinergi dengan ISEI Lewat Program Waras Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:18

Wasiat Terakhir Founding Fathers

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:05

Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah di Tambora Alami Tekanan Mental

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:53

98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:40

Bos PT QSS jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit di Kalbar

Jumat, 22 Mei 2026 | 03:20

KPK Dinilai Belum Utuh Baca Peta Kasus Blueray Cargo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:55

Empat WN China Diduga Pelaku Penipuan Online Ditangkap Imigrasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:30

Membangun Kedaulatan Ekonomi di Era Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:16

Pidato Prabowo di DPR Upaya Konkret Membumikan Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 22 Mei 2026 | 01:55

Selengkapnya