Berita

Puluhan mahasiswa menginap di Kantor Gubernur Aceh/Ist

Nusantara

Kecewa Tak Ditemui Pj Gubernur Aceh, Puluhan Mahasiswa Nginep di Teras Kantor Gubernur

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2023 | 05:13 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Puluhan mahasiswa dari Kesatuan Rakyat Aceh (KRA) yang melakukan aksi tolak PT Beri Mineral Utama (BMU) bermalam di halaman Kantor Gubernur Aceh, Kamis (31/8). Massa kemudian memilih bermalam lantaran kecewa Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki tidak menemui mereka.

"Benar, kami akan menginap sambil menunggu Pak Pj jumpai kami," kata Koordinator Lapangan (Korlap), Aldi Ferdiansyah dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Kamis malam (31/8).

Aldi menyebutkan, usai melakukan aksi demo, hingga saat ini tak ada satupun pihak Pemerintah Aceh maupun Dinas terkait yang menemui mereka.


"Tadi pas demo dijumpai oleh Kepala DPMPTSP Aceh," ujarnya.

Namun, kata Aldi, kehadiran Kepala DPMPTSP, Marthunis tadi sore saat aksi tidak menjamin poin tuntutan yang diharapkan. Sehingga, massa memilih untuk tetap mendiami dan menginap di halaman Kantor Gubernur Aceh.

Kemudian, Aldi juga menyebutkan, pihak juga sempat membangun tenda. Namun karena kondisi hujan dan angin kencang menyebabkan tenda tersebut ambruk, sehingga, massa memutuskan tidur di teras kantor.

"Tadi sempat kami dirikan tenda, tapi ambruk sebab hujan dan angin kencang, kami tidur di teras," ucapnya.

Selanjutnya, Aldi menyebutkan massa yang menginap diperkirakan sekitar 30 orang. Sementara untuk, wanita tidak bermalam, hanya saja masih berada di halaman Kantor Gubernur hingga saat ini.

"Untuk cewek, kami instruksikan nanti pulang saja," imbuh dia.

Lebih lanjut, Aldi menyebutkan jika sampai besok tidak jua bertemu Pj Gubernur, pihaknya akan melakukan rapat konsolidasi untuk rencana kegiatan besok. 

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya