Berita

Video Bos Wagner Yevgeny Prigozhin yang diambil sebelum kecelakaan 23 Agustus 2023/Net

Dunia

Video Yevgeny Prigozhin Sebelum Tewas Tersebar di Media Sosial

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 21:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah video yang memperlihatkan Bos Wagner, Yevegeny Prigozhin berada di Afrika, hanya beberapa hari sebelum kematiannya tersebar di media sosial.

Video pendek itu baru dirilis oleh Grey Zone, saluran Telegram yang terafiliasi dengan Wagner pada Kamis (31/8).

Dalam video tersebut, Prigozhin mengaku sedang berada di Afrika. Dia mencoba mematahkan berbagai spekuasi buruk tentang dirinya dan kelompoknya setelah kudeta gagal Juni lalu.


"Bagi mereka yang mendiskusikan apakah saya masih hidup atau tidak, bagaimana kabar saya. Saat ini adalah akhir pekan, paruh kedua Agustus 2023, saya berada di Afrika,” ujarnya, seperti dimuat The Star.

Dia menegaskan bahwa dirinya dalam keadaan baik, dan orang-orang tidak perlu lagi mengkhawatirkannya.

"Jadi bagi orang-orang yang suka berdiskusi tentang pemusnahan saya, atau kehidupan pribadi saya, berapa penghasilan saya atau apa pun, semuanya baik-baik saja," tambah Prigozhin sambil melambaikan tangan.

Lokasi dan tanggal video tersebut diambil masih belum teridentifikasi. Tetapi laporan Reuters menjamin bahwa pakaian, topi dan jam tangan di tangan kanannya cocok dengan apa yang digunakan  Prigozhin pada video tanggal 21 Agustus lalu.

Prigozhin sempat menyebut kata “akhir pekan” pada video tersebut. Ini menyiratkan bahwa klip terbaru itu pasti dibuat pada 19 atau 20 Agustus, hanya tiga atau empat hari sebelum dia dan tokoh-tokoh serta pengawal Wagner lainnya tewas dalam kecelakaan pesawat di utara Moskow pada 23 Agustus.

Barat menduga Presiden Vladimir Putin terlibat dalam kecelakaan Bos Wagner. Tetapi Kremlin membantahnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya