Berita

Sejumlah siswa sekolah menengah atas di Jakarta diundang setiap hari untuk menyaksikan langsung pertandingan FIBA World Cup 2023 di Indonesia Arena/RMOL

Olahraga

Ribuan Suporter ABG Didatangkan untuk Ramaikan FIBA World Cup 2023 di Indonesia Arena

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 18:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski bertital "Piala Dunia" dan digelar di venue olahraga teranyar di Indonesia, Indonesia Arena, ajang FIBA World Cup 2023 tampaknya tak terlalu direspons dengan antusias oleh warga Jakarta. Khususnya pertandingan-pertandingan yang digelar di sore hari.

Agar gairah tetap terjaga, panitia lokal pun melakukan strategi khusus. Yaitu mengirim undangan kepada sekolah-sekolah menengah atas yang ada di Jakarta. Seperti yang terlihat di laga-laga yang berlangsung setiap petang.

Sebagian kursi tribun dipenuhi oleh ribuan "suporter netral". Ya, mereka bukanlah suporter salah satu tim yang bertanding.


Mereka adalah siswa-siswi sejumlah sekolah menengah atas yang ada di Jakarta. Seperti SMKN 13, SMKN 14, SMKN 17, dan sekolah-sekolah lainnya. Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, tak kurang dari 20 sekolah yang perwakilannya datang tiap hari untuk menonton pertandingan secara langsung di Indonesia Arena.

Sikap netral mereka tunjukkan sepanjang pertandingan. Setiap kali bola berhasil masuk ke dalam keranjang, ribuan suporter netral ini akan berteriak girang. Terlebih ketika bola yang masuk diiringi aksi-aksi gemilang seperti slam dunk.

Saly, siswi kelas 10 SMKN 13 Jakarta, mengaku mendapat tiket untuk menonton dari pihak sekolah. Adapun jumlah siswa sekolahnya yang datang untuk menonton langsung di venue sebanyak 95 orang.

"Kami dapat tiket dari sekolah, yang datang ada yang dari kelas 10, juga kelas 11," sebutnya.

Sementara itu, Anggara mengaku sangat senang bisa menonton pertandingan basket level dunia secara langsung. Siswa kelas 10 SMKN 57 Jakarta itu bahkan merasa bagai mimpi bisa menonton aksi-aksi pemain dunia dengan mata kepalanya sendiri.

"Senang banget pokoknya," ucap anggota ekstra kurikuler basket di sekolahnya itu, Jumat petang (31/8).

Berdasarkan data dari Pantia Pelaksana Lokal (LOC) FIBA World Cup 2023, ada 80 SMA/SMK negeri di Jakarta dari 5 wilayah kotamadya yang diundang menonton pertandingan pada 28, 29, 30, dan 31 Agustus 2023.

Setiap sekolah mendapatkan satu kali tiket pertandingan dengan jadwal yang berbeda-beda. Tiket pertandingan ini hanya diberikan untuk pertandingan yang berlangsung pada pukul 16.45 WIB saja.

Ada 20 sekolah yang diundang menonton laga di piala dunia basket setiap harinya. Tiap sekolah diberikan jatah 100 tiket untuk para siswanya. Sehingga per hari ada sekitar 2.000 pelajar dari SMA maupun SMK negeri Jakarta yang menonton langsung pertandingan FIBA World Cup 2023.

Dengan titel "Piala Dunia" tak seharusnya FIBA World Cup 2023 yang digelar di Jakarta sepi penonton.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya