Berita

Proses penggulungan rumput Jakarta International Stadium/Ist

Nusantara

Sesuaikan Standar FIFA, Rumput JIS Dirombak Total

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 15:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17, Jakarta International Stadium (JIS) terus melakukan penyempurnaan. Salah satunya yang menjadi fokus perombakan adalah rumput stadion.

Rumput JIS sempat menjadi sorotan lantaran disebut tidak sesuai standar FIFA. Pembongkaran total rumput pun telah dilakukan Jakpro selaku pengelola stadion.

Proses treatment rumput di JIS memiliki beberapa tahapan. Mulai dari penggulungan rumput yang dilakukan secara manual untuk menjaga keutuhan akar, kemudian dipindahkan ke lokasi nursery rumput, hingga proses perawatan yang berlangsung di lokasi nursery.


“Proses penggantian rumput ini ke depannya akan sering kita lakukan mengingat intensitas setiap pertandingan sepak bola berbeda-beda,” ujar Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, Kamis (31/8).

Proses treatment rumput dilakukan untuk mengantisipasi ada bagian yang terkelupas atau rusak karena intensitas pertandingan Piala Dunia U-17 yang tinggi.

"Rumput-rumput yang mengalami stres karena intensitas pertandingan yang tinggi ini kita treatment di nursery agar rumput tersebut bisa melakukan recovery dan tumbuh normal kembali," paparnya.

Selain JIS, penyelenggaraan turnamen dunia yang berlangsung pada 10 November sampai 2 Desember itu juga akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), dan Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya